πŸŽ‰ Dapatkan Transkrip Cepat dan Murah Hanya Rp10rb/rekaman πŸŽ‰

Debat Ketiga Calon Presiden Pemilu Tahun 2024 - Sesi 1.mp3

Transkrip.id13 Menit

Transkrip berikut dihasilkan secara otomatis dari aplikasi Transkrip.id. Ubah audio/video menjadi teks secara otomatis hanya Rp10rb dengan durasi tak terbatas. Coba Sekarang!

00:00:0100:00:43

Terima kasih. Selamat malam Bapak-Ibu sekalian yang hari ini hadir di studio dan tentu saja yang menyaksikan melalui tayangan televisi atau streaming. Kami membaca sekaligus mencatat persoalan luar negeri, pertahanan keamanan, dan tentu saja dari tiga ini kami akan menyampaikan poin per poin. Yang pertama terkait dengan politik luar negeri kita. Politik luar negeri kita adalah alat untuk negosiasi terhadap dunia luar, tapi kepentingan nasional harus nomor satu. Kenapa itu menjadi penting?

00:00:4300:00:49

Karena kita mesti betul-betul bisa melakukan redefinisi terhadap politik luar negeri yang bebas aktif,

00:00:4900:01:17

yang disesuaikan dengan kondisi kekinian. Ini penting karena apa? Karena kita perlu untuk memilih, memilah, dan memprioritaskan yang menjadi kekuatan, keinginan dari bangsa dan negara ini. Rakyat butuh bekerja. Rakyat butuh lapangan kerja lebih banyak. Investasi harus lebih banyak. Maka kita mesti memperkuat infrastruktur diplomasi kita, duta besar, paradiplomat,

00:01:1700:01:22

dan tentu saja inilah yang mesti kita berikan pendugasan-pendugasan

00:01:2200:01:34

untuk membereskan persoalan-persoalan kepentingan ekonomi nasional dalam konteks kekinian. Dan tentu saja kita tidak pernah lupa Indonesia selalu setia pada kesepakatan yang pernah diambil.

00:01:3400:01:44

Dekolonisasi yang dilakukan mendorong, meyakinkan kita semua untuk membebaskan seluruh bangsa tanpa boleh mengintervensi satu dengan yang lain.

00:01:4400:01:49

Dan inilah komitmen kita pada kemerdekaan Palestina yang kita dukung terus-menerus.

00:01:4900:02:08

Maka kalau lah kemudian itu kita kerjakan beberapa problem krisis iklim barangkali akan kita selesaikan dengan membawa pola-pola diplomasi sesuai dengan kekinian yang diperlukan. Atau barangkali kepentingan UMKM yang mesti kita bawa ke dunia internasional seperti praktek yang pernah kami lakukan di Jawa Tengah.

00:02:0800:02:14

Dan itu membuat masyarakat akan merasakan politik luar negeri jauh lebih baik.

00:02:1400:03:46

Pertahanan, sistem pertahanan rakyat semesta mesti kita dorong, kita lapisi dengan pertahanan yang betul-betul perlapis dan kita jadikan penteng pertahanan Nusantara sebagai sebuah satu kesatuan. Dan kita perlu melakukan penataan gelar pasukan karena IKN menjadi pusat gravitasi baru. Dan ini bagian dari antisipasi terhadap tarung global antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Dan itulah pertahanan kita mesti masuk pada wilayah 5.0 dengan teknologi sakti, dengan rudal hipersonik, senjata sabre, sensor kuantum, dan sistem senjata otonom. Dan itu bisa dilakukan kalau anggaran dari kemanahan itu 1-2% dari PDB. Sehingga MEF kita akan bisa tercapai. Karena ini yang mengerikan di 2024 saya khawatir ini tidak akan tercapai. Untuk keamanan terorisme, narkoba, pinjaman online, judi online, kekerasan, seksual ini perlu mendapatkan perhatian termasuk TPPU. Maka reformasi kepolisian betul-betul harus mengantisipasi ini dengan penguatan siber sistem kita termasuk pengembangan SDM siber yang kuat. Polisi yang menjadi pengabdi masyarakat betul-betul akan bisa mengayomi. Seperti kemudian pada saat saya bertemu dengan Ibu Mary Hugeng. Bagaimana Ibu Mary menceritakan bahwa polisi kita mengayomi dengan kesungguhan. Polisi kita hidup dengan sangat sederhana dan mereka punya integritas yang tinggi.

00:03:4600:03:53

Sebagai anak polisi saya paham betul ini sesuatu yang sulit dan pasti akan bisa kita lakukan.

00:03:5300:03:58

Dan tentu saja inilah capaian-capaian yang akan kita lakukan oleh Ganjar Mahfud.

00:03:5800:04:02

Bismillah, insyaallah kami siap.

00:04:0200:04:24

Baik, terima kasih Bapak Ganjar Praowo. Kami persilakan kembali ke tempat Pak Ganjar. Kami persilakan kepada Bapak Anies Rashid Baswedan untuk menuju podium menyampaikan visi, misi, dan program kerja dengan waktu 4 menit.

00:04:2400:06:04

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam dan salam sejahtera untuk semuanya. Bapak-Ibu sekalian suara-suara sebangsa, setanah air yang saya hormati, yang saya cintai. Ketika kepercayaan dari Ibu dan Bapak sudah sekalian diberikan kepada kami, maka kami insyaallah akan mengembalikan posisi Indonesia menjadi pelaku utama di dalam konstelasi global. Indonesia tidak hadir sebagai penonton, tapi Indonesia hadir sebagai penentu arah perdamaian, kemakmuran bagi seluruh bangsa di level global maupun di level regional. Kami merencanakan bagaimana kekuatan Indonesia, kekuatan kebudayaan, kekuatan kesenian, kekuatan ekonomi ikut mewarnai kansah dunia. Kita ingin film kita, seniman kita, kuliner kita, diplomati kita, para diaspora kita, menjadi fenomena dunia hadir mewarnai kansah internasional. Kita menginginkan dengan cara seperti itu, maka apa yang kita kerjakan di level dunia membuat Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri sekaligus tamu mempesona di negeri orang. Dan presiden menjadi panglima diplomasi Indonesia. Bukan hanya hadir dalam forum-forum, tapi hadir mewarnai, hadir serius memperjuangkan amanat,

00:06:0400:06:14

termasuk amanat terpenting menghapuskan penjajahan di muka bumi. Bukan sekedar statement dalam upacara, tapi presiden dan seluruh jajaran diplomasi

00:06:1400:06:19

bekerja keras untuk itu khususnya untuk Palestina. Tapi dalam kenyataannya,

00:06:1900:06:28

kita bicara tentang pertahanan di sisi lain, kita menghadapi tantangan yang tidak kecil. Dalam beberapa tahun terakhir ini,

00:06:2800:06:34

lebih dari 160 ribu orang meninggal bukan karena serangan militer, tapi karena serangan virus.

00:06:3400:06:38

HP kita, komputer kita diserang oleh cyber attack.

00:06:3800:06:41

Lebih dari 800 juta cyber attack.

00:06:4100:06:57

Perdagangan manusia, perdagangan anak, bagaimana perempuan anak-anak menjadi korban. Lebih dari 3 ribu orang. Dan narkoba menyerbu Indonesia. 4,8 juta orang terpapar narkoba. Keluarga-keluarga kita menderita karena narkoba ini.

00:06:5700:07:01

Dan itu pedih sekali. Itu tingkat keluarga.

00:07:0100:07:14

Pencurian ikan, pencurian pasir, itu menandakan bahwa kita kebobolan. Dan lebih jauh lagi, ironisnya, kementerian pertahanan menjadi kementerian yang dibobol oleh hacker 2023.

00:07:1400:07:15

Sebuah ironi.

00:07:1500:07:17

Karena itu kita ingin mengembalikan.

00:07:1700:07:23

Dan 700 triliun anggaran kementerian pertahanan

00:07:2300:07:29

tidak bisa mempertahankan itu. Justru digunakan untuk membeli alat-alat alutsista yang bekas.

00:07:2900:07:36

Di saat tentara kita lebih dari separuh tidak memiliki rumah dinas.

00:07:3600:07:42

Sementara menterinya, menurut Pak Jokowi, punya lebih dari 340 hektare tanah di republik ini.

00:07:4200:07:44

Ini harus diubah.

00:07:4400:07:52

Tambah lagi, food estate singkong yang menguntungkan kroni, merusak lingkungan, dan tidak menghasilkan.

00:07:5200:07:54

Ini harus diubah.

00:07:5400:08:34

Kami akan memulai dengan kepemimpinan yang menjunjung tinggi etika. Kepemimpinan yang mengandalkan data, informasi, kapasitas yang serius. Kita ingin republik ini berperan di level global, dijaga secara serius untuk rumah tangga, untuk nasional, sehingga kewibawaan kita adalah kewibawaan berdasarkan kekuatan. Untuk itu kita butuh perubahan. Terima kasih.

00:08:3400:08:38

Selanjutnya kami persilakan kepada calon presiden nomor 2,

00:08:3800:08:40

Bapak Prabowo Subianto untuk menuju podium,

00:08:4000:08:50

menyampaikan visi, misi, dan program kerja. Harap tenang, ada waktunya. Waktu Anda 4 menit dimulai ketika Bapak berbicara. Silakan.

00:08:5000:13:03

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan. Bapak-Bapak, Ibu-ibu sekalian yang saya hormati. Malam ini kita membicara tema-tema yang sangat penting, pertahanan, hubungan internasional, biopolitik, globalisasi, keamanan. Dengan demikian, kita kembali kepada dasar kita, tujuan nasional yang tercantum dalam undang-undang dasar kita, dalam pembukaan undang-undang dasar 1945, tercantum sangat tegas bahwa tujuan nasional kita yang pertama adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Jadi, fungsi dari negara yang pertama adalah melindungi, berarti pertahanan. Sudah sedara, kita memahami negara kita sangat besar, sangat kaya, ratusan tahun negara-negara dari jauh datang ke Nusantara ini untuk intervensi, untuk mengganggu, untuk adu domba, dan untuk mencuri kekayaan kita. Sampai kita merdeka, kita pun harus berhadapan dengan kekayaan alam kita diambil dengan murah. Karena itu, untuk kita menjadi negara makmur, untuk kita menjadi negara sejahtera, untuk rakyat kita hidup layak, punya pekerjaan layak, kita harus menjaga kekayaan kita. Kita harus menjaga, dan habis itu kita harus mengelola kekayaan kita. Saudara-saudara sekalian, politik luar negeri kita secara tradisi, sejak awal kita merdeka adalah bebas aktif, adalah non blok, tidak memihak, tidak ikut blok-blok, tidak ikut fakta. Ini akan saya teruskan. Dengan hubungan baik, dengan semua kekuatan, kita bisa mengamankan kepentingan nasional kita. Saudara-saudara sekalian, seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Kita akan menjalankan politik tetangga baik. Saudara-saudara sekalian, kita bertekad harus punya pertahanan yang kuat. Mungkin ada yang asal bicara tanpa data, mungkin didorong oleh ambisi yang menggebu-gebu, sehingga tidak objektif. Saudara-saudara sekalian, saya sebagai Menteri Pertahanan, berpegang kepada doktrin, kepada strategi nasional, dan semuanya adalah atas dasar kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia. Dan saya mampu mempertanggungjawabkan, dan saya berkeyakinan hanya dengan pertahanan yang kuat, kita akan dihormati, kita akan menjaga kepentingan nasional kita. Kalau kita buka buku ilmu pengetahuan yang paling dasar, kekuatan nasional harus ada kekuatan militer. Tanpa kekuatan militer, sejarah peradaban manusia mengajarkan bahwa bangsa itu akan dilindas seperti di Gaza sekarang ini. Akan diambil kekayaannya, akan diusir dari tanah airnya. Tidak bisa tidak, kita harus kuat, kita harus kuat. Terima kasih. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

00:13:0300:13:30

Oke, Aryo tadi kita sudah dengarkan seperti apa visi, misi, dan program kerja dari para calon presiden. Nah, setelah jeda. Cukup, cukup, cukup, cukup, cukup, cukup, cukup, cukup, cukup. Mohon tenang, mohon tenang. Baik, kita akan jeda terlebih dahulu setelah tadi kita dengarkan visi, misi, dan program kerja para calon presiden yang telah disampaikan. Nanti di segmen berikutnya akan kita perkenalkan.

Transkrip Suara ke Teks Murah dan Cepat dengan Teknologi AI

  • Rp10.000/file, durasi tak terbatas
  • 95% akurasi