πŸŽ‰ Dapatkan Transkrip Cepat dan Murah Hanya Rp10rb/rekaman πŸŽ‰

Prabowo Subianto - 3 Bacapres Bicara Gagasan Mata Najwa.mp3

Transkrip.id1 Jam 20 Menit

Transkrip berikut dihasilkan secara otomatis dari aplikasi Transkrip.id. Ubah audio/video menjadi teks secara otomatis hanya Rp10rb dengan durasi tak terbatas. Coba Sekarang!

00:00:0000:00:06

Prabowo Subianto, Pak Prabowo selamat malam. Apa kabar Bapak?

00:00:0600:00:08

Alhamdulillah baik.

00:00:0800:00:17

Rame sekali ya Pak, rame sekali.

00:00:1700:00:22

Terima kasih sudah meluangkan waktu hadir di Matanajo malam hari ini Bapak Prabowo.

00:00:2200:00:25

Terima kasih saya diundang.

00:00:2600:00:31

Bapak sudah kali keberapa ini ke UGM, ingat sudah sering atau masih bisa dihitung jari Pak?

00:00:3100:00:35

Ya lumayan, sudah berapa kali kesini.

00:00:3500:00:44

Pak yang jelas, dua bakal sawan presiden sebelum ini, itu keduanya adalah alumni UGM.

00:00:4400:00:46

Bapak tidak gentar kan?

00:00:4600:00:48

Tidak.

00:00:4900:00:53

Karena sebelumnya...

00:00:5300:01:02

Mereka alumni Gajah Mada, saya alumni Akademi Militer yang dosen-dosennya dari Gajah Mada.

00:01:0500:01:12

Dosen-dosennya dari Gajah Mada dan banyak killer juga.

00:01:1200:01:16

Jadi aku dapat banyak merah dari dosen Gajah Mada ini.

00:01:1700:01:21

Oke, jadi belum tentu yang alumni lebih tau Medan ya?

00:01:2100:01:24

Karena prajurit mungkin bisa lebih membaca Medan atau gimana Pak Prabowo?

00:01:2700:01:33

Mbak Nana, saya tidak membaca, saya merasakan Medan.

00:01:3500:01:42

Jadi rasanya kok ini banyak yang bersahabat begitu.

00:01:4300:01:51

Yang jelas Pak Prabowo bicara dengan banyak kelompok masyarakat, ke petani, ke nelayan, ke Kiai dan sebagainya.

00:01:5100:01:54

Apa bedanya kalau bicara dengan mahasiswa Pak?

00:01:5400:02:03

Saya kira ya mahasiswa yang paling berkepentingan karena masa depan milik mereka semua.

00:02:0300:02:14

Mereka yang berkepentingan lihat bangsa kita menjadi bangsa yang hebat, bangsa yang maju, bangsa yang makmur, bangsa yang adil.

00:02:1400:02:20

Itu kepentingan mereka, karena itu mereka sangat berkepentingan untuk mengikuti perkembangan.

00:02:2000:02:26

Baik, Pak Prabowo kita akan mulai diskusi kita malam ini Pak.

00:02:2700:02:36

Saya akan mempersilahkan Bapak nanti untuk waktunya 10 menit untuk memaparkan apa gagasan-gagasan Anda sebagai bakal calon Presiden Republik Indonesia.

00:02:3600:02:40

Kita akan dengarkan Baca Pres Spill gagasan.

00:02:5700:03:04

Terima kasih atas undangan yang diberikan kepada saya.

00:03:0600:03:10

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

00:03:1300:03:22

Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan, Selamat Malam.

00:03:2300:03:27

Saudara-saudara sekalian, terima kasih undangan ini, kehormatan bagi saya.

00:03:2700:03:30

Saya sebetulnya mau agak protes.

00:03:3000:03:36

Gagasan besar untuk negara besar seperti Indonesia kok hanya dikasih 10 menit.

00:03:3900:03:45

Tapi saya berusaha untuk patuh, disiplin.

00:03:4600:03:58

Saudara-saudara, karena saudara-saudara akademisi saya akan langsung saja bicara.

00:03:5800:04:03

Tetapi kita harus mulai selalu dari dasar pemikiran.

00:04:0400:04:12

Jadi yang saya beri judul, strategi saya, gagasan saya saya beri judul

00:04:1200:04:20

Strategi Transformasi Bangsa Menuju Indonesia Mas 2045.

00:04:2200:04:32

Karena intinya adalah semua institusi dunia, semua pakar

00:04:3200:04:38

mengambil kesimpulan bahwa semua indikator ekonomi Indonesia

00:04:3900:04:51

menunjukkan bahwa kita pada tahun 2045 akan menjadi negara keempat atau kelima termakmur di dunia.

00:04:5200:05:02

Kalau demikian, secara ringkas kita harus tahu,

00:05:0200:05:08

saya tidak akan mengulangi tujuan nasional, kita semua sudah mengerti tujuan nasional

00:05:0800:05:18

dari Undang-Undang Dasar 45, tapi kita langsung saja kepada target Indonesia Mas itu apa?

00:05:1900:05:23

Kalau kita bicara target Indonesia Mas, apa yang kita maksud?

00:05:2300:05:32

Yang kita maksud produksi nasional kita, produksi domestik bruto,

00:05:3200:05:40

apa yang disebut PDB kita, yang sekarang atau 2022 itu 1,3 triliun USD.

00:05:4100:05:47

Tahun ini 2-3 saya baru dapat laporan, kita sudah mencapai 1,4 triliun.

00:05:4800:05:57

Target kita tahun 2045 adalah 9,8 triliun, berapa kali lipat.

00:05:5800:06:03

Kemudian ranking kita sekarang 16 besar, kita menuju 5 besar.

00:06:0400:06:14

Income kita, penerimaan kita adalah 4.580, kita menuju 30.000 USD per kapital.

00:06:1400:06:16

Ini masalahnya adalah per kapital.

00:06:1700:06:24

Saudara-saudara, untuk menjadi negara yang lompat menjadi negara makmur,

00:06:2400:06:32

kita tidak mau jadi negara middle income, kita mau jadi negara high income.

00:06:3300:06:39

Kita harus tumbuh minimal 6%, kalau bisa 7% tiap tahun, itu adalah target.

00:06:4000:06:46

Saudara-saudara, apa yang sudah dicapai oleh Pak Jokowi pemerintah ini adalah

00:06:4600:06:48

membangun suatu landasan yang solid.

00:06:4900:06:57

Kita sekarang dari 2014 produksi kita 890 miliar, sekarang sudah 1,3.

00:06:5900:07:07

Dari neraca perdagangan yang minus 6 miliar, minus sekarang kita surplus 54 miliar dolar lebih.

00:07:0800:07:11

Ini adalah keberhasilan yang patut kita syukuri.

00:07:1200:07:17

Kita masih belum puas, masih banyak ketidak merata.

00:07:1800:07:26

Kita perlu ada pemerataan yang lebih adil, tapi ini capean, ini adalah fondasi solid.

00:07:2700:07:34

Saya langsung saja karena dibatasi oleh Mbak Nana, 10 menit.

00:07:3500:07:38

Apa, mencapek itu apa strategi kita?

00:07:3900:07:44

Saya dengan pakar-pakar, saya dibantu pakar-pakar,

00:07:4500:07:51

profesor-profesor yang terpinter ada kurang lebih, sekarang ada kurang lebih 60 pakar.

00:07:5200:07:59

Di berbagai bidang, ipo, lexus, bootmill, dan terutama ekonomi.

00:08:0000:08:04

Kita merumuskan 17 program prioritas.

00:08:0500:08:11

17, yang pertama kita harus mencapai suasembada pangan.

00:08:1200:08:16

Harus mencapai suasembada pangan, dan saya yakin ini bisa.

00:08:1700:08:23

Kalau kita laksanakan dengan benar, kita bukan saja jadi suasembada,

00:08:2400:08:27

kita bisa jadi lumbung pangan dunia.

00:08:2800:08:29

Itu cita-cita.

00:08:3000:08:39

Kedua, kita harus berani memberantas kemiskinan.

00:08:4000:08:47

Kita harus berani dan kita mampu, kita mampu menghilangkan kemiskinan di bumi Indonesia.

00:08:4800:08:53

Kemudian dalam rangka itu, kita harus juga memberantas korupsi.

00:08:5400:08:57

Korupsi adalah penyakit yang akan menghambat kita.

00:08:5700:08:58

Dan harus kita selesaikan.

00:08:5900:09:03

Kita harus tingkatkan pelayanan kesehatan dan obat untuk rakyat.

00:09:0400:09:06

Kita harus kuatkan pertahanan negara.

00:09:0700:09:10

Kalau lemah, kita akan diinjek-injek dan dijajak kembali.

00:09:1100:09:14

Tidak ada yang lemah bisa survive.

00:09:1500:09:17

Kita harus mencapai suasembada air.

00:09:1800:09:20

Air menjadi komoditas strategik.

00:09:2100:09:23

Air menjadi komoditas strategik.

00:09:2400:09:27

PBB sudah meramalkan, kita akan mengalami krisis air.

00:09:2800:09:33

Untuk itu, kita harus fokus kepada teknologi air dan sebagainya.

00:09:3400:09:37

Saya di Kementerian Pertahanan.

00:09:3800:09:41

Ada Universitas Pertahanan di bawah pembinaan saya.

00:09:4200:09:46

Kita bentuk sekarang di Fakultas Teknik.

00:09:4700:09:53

Prodi khusus hidrologi ilmu air kita bentuk.

00:09:5400:09:55

Dan kita punya satgas air.

00:09:5600:09:58

Kita sudah mampu mencari air dengan tepat.

00:09:5900:10:01

Kita drill air dan sudah produksi di mana-mana.

00:10:0200:10:08

Sudah sekalian, kita harus sempurnakan penyempurnaan keuangan negara.

00:10:0900:10:13

Sekarang kita harus lebih tingkatkan penerimaan dan cara penerimaan negara.

00:10:1400:10:15

Keuangan negara.

00:10:1600:10:22

Kita harus menjamin ketersediaan pupuk, benik, dan pesticida.

00:10:2300:10:24

Langsung ke petani.

00:10:2500:10:30

Sekarang terlalu banyak perantara-perantara.

00:10:3100:10:34

Ini kita harus sekarang jamin pupuk harus sampai ke petani.

00:10:3500:10:43

Kita harus lanjutkan hilirisasi dan industrialisasi.

00:10:4400:10:45

Sudah-sudah sekalian.

00:10:4600:10:50

Kuncinya adalah ini yang akan mempercepat lompatan kita.

00:10:5100:10:56

Sudah-sudah sekalian dengan hilirisasi komunitas-komunitas kita.

00:10:5700:11:10

Sekarang di bawah kepimpinan Presiden Jokowi Dodo kita tidak mau komunitas kita, sumber alam kita di ekspor, dijual murah ke bangsa lain.

00:11:1100:11:13

Kita tidak mau. Kita hentikan ekspor murah.

00:11:1400:11:20

Kita wajibkan mereka untuk melakukan pengolahan di Republik Indonesia.

00:11:2100:11:22

Sudah-sudah sekalian.

00:11:2300:11:27

Dan ini membuat banyak negara asing tidak suka.

00:11:2800:11:31

Kita mau diboykot tapi kita tidak gentar.

00:11:3200:11:37

Kalau tanpa hilirisasi tidak mungkin kita menjadi negara makmur.

00:11:3800:11:44

Sebagai contoh, satu kilang minyak di Jepang, satu kilang minyak di Jepang,

00:11:4500:11:49

limbahnya diolah oleh 40 perusahaan.

00:11:5000:11:51

40 perusahaan.

00:11:5200:12:04

Kemudian hasil 40 perusahaan itu digunakan oleh 40.000 pabrik, 40.000 perusahaan.

00:12:0500:12:10

Bayangkan kalau kita punya pengolahan-pengolahan di Indonesia,

00:12:1000:12:17

nikel, smelter-smelter di Indonesia, boksit, semua smelter di Indonesia.

00:12:1800:12:26

Semuanya kita bisa bayangkan berapa ratus ribu pabrik, berapa ratus ribu perusahaan akan dibuat di Indonesia.

00:12:2700:12:34

Ini pekerjaan untuk saudara-saudara sekalian, untuk mahasiswa-mahasiswa, untuk anak-anak kita semua.

00:12:3500:12:42

Kita tidak mau anak-anak kita hanya mendapat pekerjaan dengan upah rendah, kita tidak mau.

00:12:4300:12:46

Kita ingin menjadi negara yang maju, saudara-saudara sekalian.

00:12:5500:12:57

Ya sebentar lagi lah.

00:12:5800:13:05

Saya kasih bonus satu menit ya Pak.

00:13:0600:13:12

Rumah murah untuk masyarakat desa dan rakyat yang membutuhkan pemberantasan narkoba.

00:13:1400:13:23

Melanjutkan pemberantasan ekonomi, penguatan UMKM, pembangunan IKN sebagai pemberantasan.

00:13:2400:13:31

Pemberantasan reformasi politik, hukum dan birokrasi, menjamin pelestarian lingkungan hidup.

00:13:3500:13:42

Pelestarian seni budaya dan peningkatan ekonomi kreatif dan prestasi olahraga.

00:13:4300:13:52

Kita ingin ikut olimpiade, kita ingin ikut piala dunia, saudara-saudara sekalian.

00:13:5400:14:07

Terakhir, delapan program hasil cepat membangun sekolah-sekolah unggul terintegrasi di setiap kabupaten.

00:14:0800:14:12

Mencetak, memproduksi lumbung pangan.

00:14:1300:14:21

Melanjutkan program Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pinter, Kartu Sembako, Kartu Pekerjaan, Program Keluarga Harapan.

00:14:2200:14:37

Memberi makan siang dan susu gratis di sekolah, serta bantuan gizi untuk ibu-ibu hamil.

00:14:3700:14:49

Mendirikan penglima negara, tingkatkan rasio penglima negara dari pandemi menjadi 20 persen.

00:14:5000:15:04

Saudara-saudara sekalian, menaikkan gaji guru, aparatur sipil negara, TNI Polri, dan kepala desa dan perangkat desa.

00:15:0400:15:07

Terima kasih.

00:15:3500:15:42

Kopi hambalang pak? Alhamdulillah, mic bapak ada di sebelah kanan pak.

00:15:4500:15:50

Tadi 10 menit masih kurang, berarti mungkin kita harus bikin lagi ya pak?

00:15:5100:15:55

Mungkin UGM atau kampus lain harus mengundang lagi pak Prabowo, karena 10 menit masih kurang katanya untuk pemaparan.

00:15:5600:15:58

Tapi yang jelas bisa kita pertajam di sini pak.

00:15:5900:16:03

Kalau saya, bicara ini saya bisa bicara 3 jam.

00:16:0400:16:11

Tapi saya tidak tahu, mahasiswa tahan gak duduk 3 jam ini?

00:16:1400:16:16

Tahan, tahan.

00:16:1900:16:25

Kalau begitu lain kali kita bikin 3 jam, tapi yang lain-lainnya juga perlu 3 jam, biar semuanya sama rata.

00:16:2600:16:27

Terserah.

00:16:2800:16:31

Terima kasih pak Prabowo, nanti saya yang atur.

00:16:3200:16:40

Bapak, sebelum masuk ke dialog lebih jauh, saya ingatkan lagi teman-teman di isi selidonya,

00:16:4100:16:45

apa topik yang ingin teman-teman bahas dengan bakal calon presiden Prabowo Subianto,

00:16:4600:16:48

dan nanti yang urutan teratas akan saya tanyakan ke Pak Prabowo.

00:16:4900:16:54

Tapi sebelum itu pak, saya mau tanya informasi yang rame beredar pak, hari ini.

00:16:5500:16:57

Saya mau konfirmasi langsung ke bapak.

00:16:5800:17:03

Pak, katanya dalam rapat kabinet, Pak Prabowo sempat emosional,

00:17:0400:17:09

kemudian menampar dan mencekik Wakil Menteri Pertahanan Harfiq Hasnul Kolbi.

00:17:1300:17:16

Itu informasi yang rame beredar hari ini pak.

00:17:1800:17:20

Saya juga kaget.

00:17:2100:17:24

Jadi saya, jelas itu tidak benar ya.

00:17:2400:17:26

Tidak pernah ada rapat seperti itu.

00:17:2700:17:31

Saya juga jarang berhubungan dengan Wakil Menteri Pertanian.

00:17:3200:17:35

Mungkin saya pernah ketemu sekali sepintas.

00:17:3600:17:38

Saya urusannya selalu, kan saya menteri.

00:17:4300:17:47

Aku menteri, urusannya sama menteri.

00:17:4800:17:53

Jadi pertemuan saya sama Pak Yasin Limpo, hubungan saya sangat baik.

00:17:5400:17:58

Saya tidak mengerti ya, ini ulah-ulah macam apa ya.

00:18:0100:18:05

Apa kira-kira tujuan, kalau Pak Prabowo menebak-nebak tujuannya

00:18:0600:18:11

membuat rumor seperti itu Pak Prabowo emosional, menampar bahkan mencekik di rapat kabinet disebutnya?

00:18:1200:18:17

Tapi saya dulu di fitnah lebih gawat lagi pak.

00:18:1800:18:20

Mau kudeta lah, mau ini lah, mau itu.

00:18:2100:18:26

Sedikit-sedikit mau berontak, gak tau muka saya, muka kudeta kali ya.

00:18:3000:18:34

Jadi ini ya, ini koreksi kita ya.

00:18:3500:18:39

Ini adik-adik mahasiswa, aku manggilnya adik-adik ya.

00:18:4200:18:46

Gak enak kamu manggil, pantasnya kalian itu anak-anakku.

00:18:4700:18:53

Tapi enggak, nanti rasanya tua banget.

00:18:5500:19:02

Adik-adikku, adik-adik mahasiswa, nanti kalian akan ambil alih negara ini.

00:19:0300:19:09

Ini negara masa depan kalian punya, kalau jadi pemimpin jangan seperti itu, gak usah.

00:19:1000:19:14

Baik-baik aja, demokrasi itu harus baik-baik.

00:19:1500:19:19

Ya ini adu gagasan, hanya jangan 10 menit, tapi oke lah.

00:19:2200:19:27

Pak, jadi Pak Prabowo tidak akan menelusuri siapa yang menyebarkan rumor,

00:19:2800:19:31

atau kemudian bahkan menempuh jalur hukum terkait itu, atau seperti apa pak?

00:19:3200:19:38

Saya begini, dari dulu saya punya guru-guru yang mengatakan kepada saya,

00:19:3900:19:47

Prabowo, kalau kau di fitnah, itu tandanya kau diperhitungkan.

00:19:5200:20:00

Dan biasanya fitnah yang semakin kejam itu membalik kepada orang yang menyebarkan fitnah.

00:20:0100:20:04

Jadi saya gak pernah urus, saya serahkan kepada yang di atas saja.

00:20:0400:20:12

Mudah-mudahan yang lontarkan itu, ya sadar, gak usah lah diterus-teruskan budaya kayak gitu.

00:20:1300:20:15

Itu memalukan, bener gak ya?

00:20:1600:20:18

Jadi anda akan menutup buku menganggap itu sudah biarkan?

00:20:2100:20:25

Kalau gitu saya juga move on ke pertanyaan lain pak, karena anda kayaknya cuek menanggapi fitnah itu.

00:20:2600:20:29

Saya gak cuek, tapi masalah bangsa kita terlalu banyak, terlalu besar.

00:20:3000:20:34

Dan yaudah, gak bener itu.

00:20:3500:20:40

Pak Prabowo, saya ingin mulai dengan meminta klarifikasi lagi pak.

00:20:4100:20:44

Di statement bapak, menyikapi politik uang.

00:20:4500:20:50

Jadi anda sempat bilang, kalau ada yang mau bagi-bagi uang, terima saja.

00:20:5100:20:55

Itu juga uang dari rakyat kok, kalau dibagi terima saja.

00:20:5600:21:01

Tapi ikuti kata hatimu, pilih yang kau yakin akan berbuat terbaik untuk bangsa dan anak-anak.

00:21:0200:21:07

Saya mau mengklarifikasi pak, apakah itu artinya anda mewajarkan politik uang pak Prabowo?

00:21:0800:21:09

Oh sama sekali tidak.

00:21:1000:21:14

Anda harus tahu maksud saya, tidak boleh ada politik uang.

00:21:1500:21:24

Tapi kenyataannya kan, orang yang istilahnya menghalalkan segala cara, akan melakukan.

00:21:2500:21:28

Nah ini kita harus mendidik rakyat, untuk tidak terpengaruh.

00:21:2900:21:34

Kalau dia mau bagi-bagi uang, terima saja, tapi jangan ikuti.

00:21:3500:21:37

Berarti akan patah sendiri, lama-lama gak mau dibagi lagi.

00:21:3800:21:39

Itu maksud saya.

00:21:4000:21:41

Pendidikan politik.

00:21:4200:21:44

Tetapi apakah itu artinya pendidikan politiknya justru tidak tepat?

00:21:4500:21:49

Karena kalau pendidikan politik, rakyat disampaikan kalau ada yang bagi uang, jangan diterima uangnya.

00:21:5000:21:57

Oh sebaiknya jangan diterima, tapi kalau banyak rakyat kita yang sangat sulit hidupnya,

00:21:5800:22:00

yang penting dia tidak terpengaruh.

00:22:0100:22:03

Jangan dia terpengaruh, itu akan patah.

00:22:0400:22:11

Maksudnya itu beri uang, kan untuk membeli, membeli dukungan, membeli kesetiaan, membeli.

00:22:1200:22:13

Itu kan sama dengan menyogok.

00:22:1400:22:19

Kalau dikasih uang tapi tidak mau diikuti, dia patah tujuannya.

00:22:2000:22:24

Karena begini Pak, yang sempat ramai juga,

00:22:2500:22:28

salah satu Ketua Umum Partai Koalisi Indonesia Maju,

00:22:2900:22:32

itu bagi-bagi uang 50 ribu kenelayan, Pak.

00:22:3300:22:34

Siapa yang Anda maksud?

00:22:3500:22:38

Yang saya maksud adalah Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN, Pak.

00:22:3800:22:49

Ya, tapi Pak Zulkifli tidak nyapres, tidak nyagup, tidak nyalek, tidak nyabut.

00:22:5000:22:52

Dia tidak mau jadi Kepala Desa pun.

00:22:5300:22:55

Jadi dia orang yang suka sedekah.

00:22:5600:22:59

Pak Prabowo, tetapi...

00:23:0000:23:02

Saya kenal Pak Zulkifli Hasan.

00:23:0300:23:04

Pak, tapi dia...

00:23:0500:23:08

Dia di Lampung membangun sekolah unggulan.

00:23:0900:23:11

Sekolah unggulan yang dia bangun dengan uang dia sendiri.

00:23:1200:23:13

Dia seorang pengusaha.

00:23:1400:23:15

Sebelum masuk politik, dia pengusaha.

00:23:1600:23:19

Dia berfiat kepada rakyat. Dia suka sedekah.

00:23:2000:23:24

Dan dia, sekali lagi, tidak nyalek, tidak nyagup, tidak nyabut,

00:23:2500:23:28

tidak menjadi wali kota, tidak mau jadi presiden.

00:23:2900:23:34

Pak Prabowo, tapi dia Ketua Umum Partai yang mau partainya dipilih, Pak.

00:23:3500:23:37

Menggunakan atribut atau warna yang menyerupai PAN.

00:23:3800:23:39

Pak, sebentar. Pertanyaan saya, Pak.

00:23:4000:23:44

Apakah itu artinya Anda mau bilang, tidak apa-apa terima uang PAN, tapi jangan coblos PAN begitu?

00:23:4900:23:51

Karena kan tadi Anda katakan seperti itu, Pak.

00:23:5200:23:54

Tunggu dong, kasih aku kesempatan menjawab.

00:23:5500:23:56

Silakan, Pak.

00:23:5900:24:03

Saya katakan, terima uangnya, ikuti hatimu.

00:24:0400:24:06

Kalau hatimu tidak suka PAN, jangan pilih.

00:24:1100:24:12

Jadi, tetap penuh.

00:24:1300:24:16

Ikuti hatimu. Ikuti hati nuranimu.

00:24:1700:24:18

Apa yang kurang jelas?

00:24:2000:24:26

Tapi ya, apakah setidaknya Bapak sependapat bahwa politik uang,

00:24:2700:24:34

itu salah satu yang membuat demokrasi di negeri ini tantangannya luar biasa dan biaya politiknya jadi luar biasa, Pak?

00:24:3500:24:36

Setuju.

00:24:3900:24:40

Setuju.

00:24:4100:24:43

Karena itu, di mana-mana saya bicara,

00:24:4400:24:49

mohon juga para pakar dari fakultas politik, hukum,

00:24:5000:25:00

coba pikirkan, cari sistem yang memungkinkan sistem pemilihan pemimpin dan wakil kita tidak mahal.

00:25:0100:25:02

Mari kita belajar.

00:25:0300:25:05

Kalau kita belajar di negara-negara lain,

00:25:0600:25:11

negara lain, pemerintah yang banyak ambil alih biaya untuk politik.

00:25:1200:25:16

Kemudian sistemnya dibuat supaya tidak mahal.

00:25:1600:25:18

Ini yang saya inginkan.

00:25:1900:25:23

Pak Prabowo, tadi dua bakal calon pres lainnya, saya tunjukkan LHKPN mereka.

00:25:2400:25:28

Jadi saya juga ingin tunjukkan harta kekayaan Pak Prabowo.

00:25:2900:25:33

Kita lihat, bakal calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju,

00:25:3400:25:40

harta Prabowo Subianto tertinggi di antara bakal pres yang lain, Pak, 2,04 triliun rupiah.

00:25:4600:25:53

Pak Prabowo, apakah kalau disambungkan dengan perbincangan kita sebelumnya,

00:25:5400:25:56

biaya politik yang tinggi,

00:25:5700:26:03

apakah itu artinya bapak relatif aman karena toh duit bapak banyak padahal sudah nyapres tiga kali?

00:26:0600:26:11

Mbak Nana, saya sudah jadi pengusaha 20 tahun lebih.

00:26:1200:26:21

Dan kalau Anda mengerti bisnis, ada perbedaan antara aset yang dinilai.

00:26:2200:26:25

Tanah aset dinilai, ada nilainya.

00:26:2600:26:29

Dan cash, uang yang bisa dipakai.

00:26:3000:26:35

Aset saya kalau dipelajari banyak aset, tapi juga yang tidak bersifat cash.

00:26:3600:26:41

Bahkan banyak aset saya, pabrik saya yang mandek karena saya tidak dapat kredit,

00:26:4200:26:44

karena saya tidak berkuasa 20 tahun.

00:26:4900:26:53

Saya punya karyawan ribuan, tidak se-PHK.

00:26:5600:26:59

Karena ini realita, saudara-saudara, ini realita.

00:27:0000:27:05

Jadi saya tidak malu-malu, saya memang jadi pengusaha.

00:27:0600:27:12

Karena saya waktu pensiun, pensiun saya waktu itu hanya 900 ribu rupiah.

00:27:1300:27:16

Sekarang pensiun saya 4,8 juta rupiah.

00:27:1700:27:20

Jadi kalau saya tidak berbisnis, saya tidak bisa hidup.

00:27:2100:27:25

Pak Prabowo, saya tidak mempersoalkan bapak kaya, bagus jadi orang kaya menurut saya Pak Prabowo.

00:27:2600:27:30

Tapi lebih ke konteksnya tadi pertanyaannya Pak,

00:27:3000:27:35

apakah itu artinya tidak perlu terlalu bersusah payah mencari modal politik

00:27:3500:27:38

karena sudah ada kekayaan, Pak Prabowo bisa makan tabungan,

00:27:3800:27:42

atau apa strategi untuk pembiayaan politik kita yang sedemikian mahal,

00:27:4200:27:44

seperti yang tadi Pak Prabowo sampaikan?

00:27:4500:27:50

Saya kira bukan aman ya, dalam arti yang saya katakan tadi.

00:27:5000:27:56

Apakah saya punya tanah yang sudah berapa puluh tahun,

00:27:5700:27:59

tentunya nilainya tambah di atas kertas.

00:28:0000:28:02

Kalau saya butuh uang, saya mau jual, siapa yang mau beli?

00:28:0200:28:04

Belum tentu ada yang mau beli.

00:28:0500:28:08

Tapi saya akui, dalam beberapa keadaan terjepit,

00:28:0800:28:10

saya hidupnya dari jual aset.

00:28:1400:28:17

Dan ini tidak saya anjurkan kepada semuanya,

00:28:1700:28:19

tapi kadang-kadang saya terpaksa.

00:28:2000:28:23

Saya jual aset, saya jual tanah untuk membiayai

00:28:2400:28:28

kebutuhan-kebutuhan partai saya dan sebagainya.

00:28:2800:28:29

Terima kasih.

00:28:2900:28:31

Tapi sekarang,

00:28:3200:28:33

boleh dong gue jawab?

00:28:3300:28:35

Boleh, Pak.

00:28:3800:28:40

Enak aja diintrogasi terus.

00:28:4100:28:45

Pak Prabowo sudah mau bikin mata bowo katanya.

00:28:4600:28:52

Sekarang, saya dengan gagah berani mengatakan

00:28:5200:28:58

partai saya, partai saya yang banyak membiayai saya.

00:28:5900:29:03

Kalau saya panggil anggota saya, mereka kadang-kadang bayar sendiri.

00:29:0500:29:10

Jadi kalau partai yang semangat, partai punya idealisme,

00:29:1000:29:12

dia akan bayar sendiri.

00:29:1200:29:14

Itu yang saya mau ingin sampaikan.

00:29:1500:29:18

Sekarang, self-financing sudah berjalan.

00:29:1800:29:25

Contoh, tidak pernah saya kasih uang untuk Gerindra di provinsi,

00:29:2500:29:27

Gerindra di kabupaten, tidak.

00:29:2700:29:28

Mereka sendiri.

00:29:2800:29:30

Mereka bikin kantor sendiri.

00:29:3000:29:33

Mereka bangun kantor sendiri di mana-mana.

00:29:3400:29:36

Kita adalah partai dari bawah.

00:29:3700:29:38

Terima kasih, Mbak Nana.

00:29:3800:29:40

Terima kasih, Bapak Prabowo.

00:29:4100:29:43

Pak, saya mau tunjukkan apa hasil polling,

00:29:4300:29:45

apa topik yang paling banyak hendak dibahas

00:29:4500:29:47

bersama Pak Prabowo.

00:29:4700:29:49

Nomor satu, korupsi dan penegakan hukum.

00:29:5100:29:52

Kita mulai dari nomor satu, Pak.

00:29:5200:29:54

Korupsi dan penegakan hukum.

00:29:5600:29:58

Pertanyaan saya akan nyambung dengan yang tadi Bapak sampaikan.

00:29:5800:30:02

Soal partai politik dan juga komitmen atas anti-korupsi.

00:30:0200:30:04

Kalau bicara soal itu, Pak,

00:30:0400:30:09

faktanya sekarang ada 67 caleg DPR dan DPD

00:30:0900:30:12

yang merupakan mantan terpidana kasus korupsi.

00:30:1400:30:18

Dan dua di antaranya, Pak, itu kader Anda.

00:30:2000:30:21

Tunggu.

00:30:2100:30:23

Tunggu.

00:30:2600:30:28

Ada jawabannya.

00:30:2900:30:31

Saya belum nanya, Bapak sudah siap jawab.

00:30:3100:30:32

Tunggu.

00:30:3200:30:34

Kenapa diloloskan, Pak,

00:30:3400:30:37

kalau komitmen anti-korupsi,

00:30:3700:30:39

kenapa ada dua kader koruptor, Pak?

00:30:3900:30:40

Saya mau jawab.

00:30:4000:30:41

Silahkan.

00:30:4400:30:49

Dua calon itu sudah saya coret?

00:30:5400:30:56

Anda akan mencoret.

00:30:5700:30:59

Sebentar, saya mau pastikan dulu.

00:30:5900:31:00

Saya mau pastikan.

00:31:0000:31:02

Sudah saya coret.

00:31:0200:31:04

Karena informasi ini belum dibuka ke publik.

00:31:0400:31:06

Anda katakan malam ini di Mata Najwa,

00:31:0600:31:08

dua caleg itu akan Anda coret?

00:31:0800:31:09

Sudah saya coret.

00:31:0900:31:10

Sudah dicoret.

00:31:1300:31:16

Karena calon legislatif kita,

00:31:1600:31:19

saya kira berapa belas ribu itu.

00:31:2000:31:22

Berapa belas ribu calon.

00:31:2200:31:24

Ya, kadang-kadang verifikasinya lolos begitu ya.

00:31:2400:31:27

Tapi begitu Anda tahu, mereka mantan harus dicoret?

00:31:2700:31:29

Coret, coret, coret.

00:31:3300:31:34

Baik.

00:31:3500:31:36

Baik.

00:31:4200:31:43

Yang juga menarik,

00:31:4300:31:46

kalau kita bicara soal korupsi, Pak Prabowo.

00:31:4600:31:48

Ada satu hal yang saya kerap ingat Anda sampaikan.

00:31:4800:31:50

Tidak ada toleransi untuk korupsi.

00:31:5000:31:51

Anda menyampaikan itu.

00:31:5100:31:53

Tidak ada toleransi dan Anda juga sempat bilang,

00:31:5300:31:56

hukuman seberat-beratnya untuk koruptor.

00:31:5600:31:58

Karenanya, saya ingin tahu,

00:31:5800:32:02

apa hukuman terberat versi Prabowo Subianto untuk koruptor, Pak?

00:32:0500:32:11

Jadi, ya jadi, menurut pendapat saya,

00:32:1100:32:14

apa yang sudah ada sekarang,

00:32:1400:32:16

sudah cukup menjerah.

00:32:1600:32:20

Bayangkan, orang yang korupsi ya,

00:32:2000:32:24

disita hampir semua kekayaannya,

00:32:2400:32:26

dimiskinkan.

00:32:2600:32:29

Selain hukumannya cukup panjang.

00:32:2900:32:32

Ada yang berapa puluh tahun dan sebagainya.

00:32:3300:32:37

Saya kira, asal kita laksanakan dengan benar,

00:32:3700:32:39

ini cukup jerah.

00:32:3900:32:41

Saya tahu maksud beberapa orang,

00:32:4100:32:46

maunya kan hukuman mati seperti di Tiongkok, ya kan?

00:32:4600:32:50

Ternyata, orang kalau menekat, ya nekat saja,

00:32:5000:32:53

di Tiongkok sudah ada hukuman mati,

00:32:5300:32:56

masih ada korupsi yang besar-besaran di sana.

00:32:5600:32:58

Jadi kalau menurut saya,

00:32:5800:33:00

cara mengatasi korupsi,

00:33:0000:33:04

kita harus mulai dengan sistemik.

00:33:0400:33:06

Sistemnya dibuat.

00:33:0800:33:14

Jadi contoh, sekarang pemerintah sudah naikin gaji 8%.

00:33:1400:33:17

Menurut saya, setelah saya hitung,

00:33:1700:33:19

kekayaan negara kita,

00:33:1900:33:21

dan potensinya dan sebagainya,

00:33:2100:33:27

kita mampu menaikkan secara signifikan gaji

00:33:2700:33:32

hampir semua pejabat yang punya wawonan menentukan.

00:33:3200:33:35

Saya kira itu yang bisa kita lakukan.

00:33:3500:33:39

Ada beberapa contoh di negara-negara Afrika,

00:33:3900:33:43

pejabat-pejabat yang berhasil 5 tahun

00:33:4300:33:45

melaksanakan tugasnya,

00:33:4500:33:50

di ujungnya dikasih bonus yang cukup besar.

00:33:5000:33:54

Kemudian, kalau kita lihat contoh di banyak negara,

00:33:5400:33:56

untuk pejabat-pejabat tertentu,

00:33:5600:33:59

disiapkan rumah sakit,

00:33:5900:34:03

dia bisa berobat dengan baik, gratis.

00:34:0300:34:06

Disiapkan juga rumah perumahan,

00:34:0600:34:10

dia pensiun, dia bisa punya rumah sendiri.

00:34:1000:34:13

Kemudian anak-anaknya bisa sekolah,

00:34:1300:34:17

asal memenuhi persyaratan akademis.

00:34:1700:34:21

Jadi istilahnya dibagi kompensasi

00:34:2100:34:27

dalam bentuk pelayanan, in-kind.

00:34:2700:34:30

Saya kira ini bisa banyak mengurangi korupsi.

00:34:3000:34:32

Pak Prabowo,

00:34:3200:34:35

bicara soal penegakan hukum dan aparatnya

00:34:3500:34:38

penting juga untuk memastikan kelembagaan yang solid.

00:34:3800:34:42

Dan tadi saya berdiskusi soal isu KPK dan kepolisian

00:34:4200:34:44

dengan dua bakal salon presiden yang lain.

00:34:4400:34:48

Karena saya juga ingin tahu pendapat Anda soal itu.

00:34:4800:34:50

Mulai dengan kepolisian, Pak.

00:34:5000:34:55

Apakah ada rencana Anda untuk mereformasi kepolisian?

00:34:5500:35:00

Saya kira semua institusi harus kita kaji.

00:35:0000:35:05

Yang mana kita rasakan kurang pas, ya kita perbaiki.

00:35:0500:35:07

Itu namanya reformasi.

00:35:0700:35:11

Reformasi hukum, reformasi institusi, dan sebagainya.

00:35:1100:35:17

Saya kira yang paling penting adalah

00:35:1700:35:20

pengawasan diri.

00:35:2000:35:24

Otokritik atau otopengawasan.

00:35:2400:35:28

Kita minta semua institusi membenahi diri.

00:35:2800:35:33

Dan itu harus dikendalikan oleh sistem yang kuat.

00:35:3300:35:37

Dengan sistem audit, dengan BPK yang aktif,

00:35:3700:35:41

dengan BPKP yang aktif, dengan KPK yang aktif.

00:35:4100:35:42

Ini membuat jerat.

00:35:4200:35:44

Kalau kita lihat kepolisian sekarang,

00:35:4400:35:48

kita lihat beberapa jenderal-jenderal pun dihukum.

00:35:4800:35:52

Jenderal-jenderal yang seolah berkuasa bisa dihukum.

00:35:5200:35:58

Ini juga terjadi di lingkungan komunitas pertahanan.

00:35:5800:36:06

Ada beberapa jenderal yang menyeleweng di lembaga-lembaga kita.

00:36:0600:36:09

Kita minta kejaksaan untuk usut.

00:36:0900:36:13

Kita berikan kejaksaan dan kalau tidak salah mereka sudah dihukum.

00:36:1300:36:15

Mereka dalam penjara sekarang.

00:36:1500:36:22

Jadi saya termasuk yang undang BPKP, BPK, KPK, dan kejaksaan

00:36:2200:36:25

untuk masuk ke lingkungan Kementerian Pertahanan.

00:36:2500:36:27

Dan TNI semuanya.

00:36:2700:36:29

Kalau bicara KPK Pak Prabowo,

00:36:2900:36:35

apa penilaian Anda atas KPK hari-hari ini Pak?

00:36:3500:36:38

Kalau kita lihat ya, di masyarakat,

00:36:3800:36:44

saya kira masyarakat masih menilai KPK sangat bermanfaat.

00:36:4400:36:47

Sangat bermanfaat Pak?

00:36:4700:36:49

Atas dasar apa Pak penilaian itu?

00:36:4900:36:55

Karena misalnya sebagian pihak menilai justru independensinya menjadi tercederai.

00:36:5500:36:56

Karena beragam alasan.

00:36:5600:37:03

Salah satunya karena posisi KPK sebagai institusi ada di bawah eksekutif.

00:37:0300:37:06

Kemudian juga menjadi PNS.

00:37:0600:37:08

Belum lagi kewenangan-kewenangan yang dimiliki KPK,

00:37:0800:37:11

sekarang juga sudah tergerus lewat revisi undang-undang KPK.

00:37:1100:37:15

Apakah penilaian itu menurut Anda akan bisa membuat Anda berpikir

00:37:1500:37:20

untuk merevisi undang-undang KPK yang dinilai melemahkan KPK saat ini Pak?

00:37:2000:37:28

Ya kita nanti akan kumpulkan stakeholder, pakar-pakar hukum dari berbagai sumber.

00:37:2800:37:31

Dan kita cari yang terbaik untuk bangsa.

00:37:3100:37:33

Kita harus cari yang terbaik untuk bangsa.

00:37:3400:37:41

Tapi sejauh ini Anda merasa KPK masih melakukan tugasnya dengan maksimal?

00:37:4100:37:46

Atau ada penilaian yang memang wajar kalau orang kecewa terhadap institusi ini?

00:37:4600:37:51

Saya kira ya kita ini membangun negara pasti banyak kita kecewa,

00:37:5100:37:58

pasti banyak yang kita tidak puas, saya kira itu wajar.

00:37:5900:38:06

Dan memang benar bahwa harus ada pengawasan,

00:38:0600:38:16

karena kekuasaan condong untuk membuat orang korup semakin kuat,

00:38:1600:38:23

semakin absolut kekuasaan, semakin condong orang berbuat korupsi yang absolut juga.

00:38:2300:38:31

Jadi harus kita awasi terus, harus kita cari upaya-upaya memperbaiki.

00:38:3300:38:39

Tapi yang penting jangan ada kesan ini tidak baik, bubarkan, nah itu jangan.

00:38:4000:38:42

Jadi tidak setuju dibubarkan ya Pak?

00:38:4300:38:51

Pak Prabowo, tadi yang kedua teman-teman ingin kita berdiskusi soal kebebasan berpendapat Pak?

00:38:5100:38:53

Atau kebebasan berekspresi?

00:38:5300:38:57

Ini juga topik yang muncul di dua diskusi saya sebelumnya.

00:38:5700:39:00

Dan supaya fair pertanyaan saya juga akan sama persis Pak,

00:39:0000:39:04

yang saya tanyakan kedua bakal saluran presiden sebelumnya.

00:39:0400:39:09

Saya ingin minta Pak Prabowo memberikan penilaian dari skala 1-10,

00:39:0900:39:16

seberapa bebas kita bisa berpendapat hari-hari ini di negeri tercinta Pak?

00:39:1700:39:23

Kalau saya rasanya ya kira-kira 1-10 mungkin 8 gitu.

00:39:2700:39:37

Pendapat saya ya, yang harus kita awasi kalau tadi ya penipuan, kebohongan books,

00:39:3800:39:47

kebohongan publik, hate speech maki-maki menimbulkan kebencian antara suku, agama, ras,

00:39:4700:39:49

ini rawan untuk kita ya.

00:39:5000:40:00

Tapi selebihnya saya lihat lumayan lah dibandingkan dengan beberapa negara tetangga kita ya.

00:40:0100:40:06

Dan tentunya penilaian itu bisa berbeda tergantung dari sudut pandang yang mana.

00:40:0700:40:10

Tapi saya ingin tanya kalau begitu spesifik soal ini Pak,

00:40:1000:40:14

soal pasal penghinaan terhadap presiden dan kekuasaan umum yang ada di KUHP,

00:40:1400:40:21

yang kerap jadi pasal karet yang menjerat mereka yang mengkritik presiden atau mengkritik kekuasaan umum.

00:40:2200:40:27

Seberapa itu menurut Anda penting untuk dipertahankan?

00:40:2700:40:29

Itu sebetulnya belum berlaku pasalnya,

00:40:2900:40:35

tetapi banyak yang bilang itu salah satu indikator yang akan membuat orang ragu kritik kepada presiden.

00:40:3500:40:42

Apakah ketika Anda menjabat sebagai presiden nanti Anda akan menggunakan pasal itu

00:40:4200:40:45

kepada orang yang Anda rasa menyerang kehormatan Anda Pak Prabowo?

00:40:4600:40:54

Kalau saya pribadi sudah sering saya di fitnah, jadi saya itu gak terlalu menanggapi, saya pribadi.

00:40:5400:41:03

Tapi kalau kita lihat Pak Jokowi Dodo sendiri kan ada seorang intelektual yang mengatakan dia bodo, tolol,

00:41:0300:41:05

dan sebagainya.

00:41:0500:41:10

Kan Pak Jokowi biasa-biasa aja, gak menanggapi juga.

00:41:1200:41:19

Gak ada beliau ngadu-ngadu ke hukum dan sebagainya.

00:41:1900:41:25

Jadi ini saya kira lumayan lah kita, Indonesia lumayan.

00:41:2500:41:31

Banyak negara tetangga kita menilai kebebasan kita sangat luar biasa.

00:41:3200:41:41

Di negara sebelah Anda harus tahu ya, di Singapura rupanya itu semua stesen televisi,

00:41:4100:41:47

semua televisi itu milik pemerintah, semua koran milik pemerintah.

00:41:4900:41:56

Jadi kalau gak salah di Malaysia juga hampir semua koran besar dimiliki pemerintah dan sebagainya.

00:41:5700:42:01

Jadi agak lumayan lah kita Pak Nana, lumayan.

00:42:0200:42:06

Nanti bersama-sama kita bikin yang lebih baik lagi.

00:42:0600:42:14

Pak satu lagi sebelum saya lempar ke audiens, karena saya ingin minta sikap Bapak soal revisi undang-undang ITE.

00:42:1400:42:20

Yang saat ini sedang dibahas di DPR dan memakan banyak korban karena ada banyak pasal karet di sana.

00:42:2100:42:24

Apa pendapat Anda soal undang-undang ITE itu Pak?

00:42:2500:42:31

Saya mau jujur ya, saya nanti akan pelajari lebih dalam.

00:42:3200:42:35

Terus tergaja saya tidak mengikuti semua rancangan undang-undang.

00:42:3600:42:39

Itu juga di luar bidang saya sebetulnya.

00:42:3900:42:41

Saya kan Menteri Pertahanan sekarang.

00:42:4100:42:42

Tapi pada prinsip.

00:42:4200:42:43

Saya mengikuti.

00:42:4300:42:59

Tapi intinya, saya kira intinya yang kita khawatir adalah bahwa nanti platform-platform itu dipakai untuk mengujar kebencian.

00:43:0000:43:09

Untuk manas-manasin kebencian dan sering dengan kebohongan, sering dengan hoaks dan sebagainya.

00:43:0900:43:10

Ini rawan.

00:43:1000:43:12

Ini menurut saya itu harus diperhatikan.

00:43:1200:43:18

Yang juga rawan adalah ketika itu justru dipakai untuk kriminalisasi.

00:43:1800:43:26

Ketika itu justru dipakai untuk melaporkan ke polisi tindakan-tindakan yang sebetulnya sah dilakukan.

00:43:2600:43:29

Jadi ada dua sisi mata uang untuk melihat itu Pak Prabowo.

00:43:2900:43:33

Itu tidak hanya di negara kita Mbak Nana, di seluruh dunia seperti itu.

00:43:3400:43:35

Di seluruh dunia seperti itu.

00:43:3500:43:48

Jadi yang penting kebebasan pendapat sangat penting untuk check and balance, untuk mengawasi.

00:43:4800:43:51

Untuk mengawasi pejabat, untuk mengawasi penguasa.

00:43:5100:43:57

Baik, Pak Prabowo saya akan kasih kesempatan ke aktivitas akademika di UGM untuk bertanya langsung.

00:43:5700:44:05

Yang pertama adalah Dr. Kuskrido Ambardi atau Mas Dodi Ambardi, dosen Departemen Sosiologi Visipol UGM.

00:44:0500:44:08

Mas Dodi ada dimana?

00:44:0800:44:12

Silahkan Mas Dodi, waktu untuk Anda bertanya ke Pak Prabowo.

00:44:1200:44:14

Oke terima kasih.

00:44:1400:44:18

Selamat datang Pak Prabowo di UGM dan semoga sehat selalu.

00:44:1900:44:32

Saya mengikuti dari judul yang Anda sampaikan tadi tentang transformasi bangsa menuju Indonesia emas tahun 2045.

00:44:3200:44:38

Kemudian saya mengikuti dari poin yang pertama sampai 17 yang ada di slide.

00:44:3800:44:46

Di sana saya melihat bahwa penekanannya itu pada pembangunan ekonomi, kemajuan ekonomi, dan seterusnya.

00:44:4600:44:52

Sehingga kemudian saya menjadi bertanya-tanya, transformasi bangsanya di sana, bangsanya dimana ya?

00:44:5200:45:05

Karena saya merasa selama dua pemilu terakhir itu bangsa ini agak sedikit terkotak-kotak, kemudian ada polarisasi.

00:45:0600:45:17

Sehingga kemudian ketika seandainya tadi segala kejahteraan itu mau dicapai, pendistribusian antara kelompok itu bisa berproblem.

00:45:1700:45:30

Nah itu biasanya, pengkotak-kotakan itu, itu menimbulkan ketegangan sosial dan kemudian kadang-kadang pecah menjadi konflik.

00:45:3000:45:34

Dan itu siklusnya selalu muncul di setiap pemilu presiden.

00:45:3500:45:43

Pertanyaan saya sekarang, kira-kira Pak Prabowo, bangsanya ini yang terkotak-kotak dan kemudian terpecah-pecah,

00:45:4300:45:47

itu agenda Pak Prabowo untuk menyelesaikan seperti apa?

00:45:4700:45:50

Dan saya berharap yang agak konkret Pak Prabowo.

00:45:5000:45:51

Terima kasih.

00:45:5100:45:53

Terima kasih Mas Dodi.

00:45:5500:46:00

Baik, karena Bapak berdiri, saya juga berdiriin jawabnya.

00:46:0000:46:06

Jadi, kalau menurut pendapat saya dan pakar-pakar yang saya himpun,

00:46:0700:46:20

kunci daripada kesulitan bangsa adalah bahwa banyak di rakyat kita yang mengalami kemiskinan.

00:46:2200:46:24

Yang sulit mendapat pekerjaan,

00:46:2400:46:30

kalau dapat pekerjaan penghasilannya tidak cukup.

00:46:3200:46:36

Banyak anak-anak kita yang kurang gizi.

00:46:3700:46:44

Saya baru dari Moa di Maluku, saya disambut anak-anak SD.

00:46:4500:46:48

Saya tanya, umur kamu berapa?

00:46:4900:46:53

Saya mengira umurnya 4 tahun.

00:46:5400:46:59

Badannya begitu kecil, dia menjawab saya umurnya 9 tahun.

00:47:0000:47:04

Di sebelahnya saya tanya, kamu umurnya berapa?

00:47:0400:47:08

Saya kira dia umur 5 tahun, dia jawab 10 tahun.

00:47:0800:47:10

Jadi, ini tidak bisa.

00:47:1000:47:16

Kita harus transformasi, kita harus hilangkan kurang gizi,

00:47:1600:47:19

kita harus kurang, kita harus hilangkan kemiskinan,

00:47:1900:47:23

kita harus mencapai negara yang kita inginkan,

00:47:2300:47:26

hilangkan korupsi dengan bagaimana?

00:47:2600:47:32

Dengan perbaikan gaji, perbaikan investasi dan sebagainya.

00:47:3300:47:37

Ini nanti menuju kepada apa yang bapak cita-citakan.

00:47:3700:47:43

Kita tidak ingin ada permusuhan, kita tidak ingin ada pengkota-kotaan,

00:47:4300:47:47

tapi kalau orang susah, kalau orang miskin,

00:47:4700:47:50

kalau orang tidak ada harapan, kalau orang tidak ada pekerjaan,

00:47:5000:47:54

dia mudah dikota-kotakan, dia mudah dibikin panas,

00:47:5400:47:56

dia mudah dibikin saling membenci.

00:47:5600:47:59

Kita hilangkan akar persoalannya,

00:47:5900:48:05

akar persoalannya kita harus hilangkan kemiskinan dari Republik Indonesia, itu jawaban saya.

00:48:0500:48:10

Bukan masalah ekonomi atau masalah apa, ini adalah masalah kebangsaan.

00:48:1100:48:16

Jadi tidak bisa anak-anak kita seperti ini,

00:48:1600:48:19

dia akan kalah bersaing,

00:48:1900:48:21

dia tidak bisa jadi apa-apa,

00:48:2100:48:23

kalau kita tidak segera intervensi.

00:48:2300:48:26

Ini menurut saya, ini keyakinan saya,

00:48:2600:48:31

dan saya percaya dengan semua yang kita lakukan,

00:48:3100:48:36

kita intervensi, kita nanti akan menuju masyarakat yang lebih tenang,

00:48:3600:48:41

lebih dewasa, juga kita harus perbaiki pendidikan kita.

00:48:4100:48:44

Dengan pendidikan, dengan sekolah-sekolah yang bagus,

00:48:4400:48:46

guru-guru yang bagus,

00:48:4600:48:51

kita nanti mendidik generasi muda yang tidak mau dikota-kotakan.

00:48:5100:48:53

Itu jawaban saya. Terima kasih.

00:48:5300:48:55

Terima kasih Pak Prabowo.

00:48:5500:48:59

Saya akan langsung persilahkan ke Profesor Insinyur Siti Malkamah,

00:48:5900:49:07

MSEI, PhD, IPU, Engineer, Akademisi UGM dari Sekolah Pasca Sarjana.

00:49:1800:49:23

Tadi Bapak menyampaikan program Prioritas 17,

00:49:2300:49:26

ada suasembada banyak hal ya Pak.

00:49:2600:49:32

Ada pangan, ada air, energi, kemudian hilirisasi.

00:49:3200:49:34

Nah untuk mencapai itu,

00:49:3400:49:42

tentu saja kita sangat membutuhkan research and development yang sangat kuat dan berkelanjutan.

00:49:4200:49:45

Kalau kita lihat di banyak negara yang maju,

00:49:4500:49:50

yang kemudian bisa melakukan berbagai suasembada dan sebagainya,

00:49:5000:49:53

itu kan dana researchnya itu sangat besar.

00:49:5300:50:01

Kemudian kerjasama antara institusi penelitian, perguruan tinggi,

00:50:0100:50:09

kemudian juga industri swasta, BUMN, UKM dan sebagainya, itu kan sangat baik.

00:50:0900:50:14

Nah apa komitmen Bapak untuk bisa mewujudkan hal itu?

00:50:1400:50:19

Karena untuk mewujudkan itu kan memang butuh political will.

00:50:1900:50:21

Dan itu kan tidak mudah.

00:50:2100:50:25

Sehingga semuanya itu yang kita butuhkan,

00:50:2500:50:32

kita tahu apa yang kita butuhkan, bisa kita buat, sehingga kita tidak perlu membeli.

00:50:3200:50:34

Sebetulnya kita bisa.

00:50:3400:50:38

Karena seperti di UGM ini ada 20 fakultas dan sekolah,

00:50:3800:50:41

banyak sekali ilmuwan yang sangat berpotensi,

00:50:4100:50:45

tetapi penelitiannya itu mandat, tidak sampai kehilir.

00:50:4500:50:48

Karena ada masalah pendanaan,

00:50:4800:50:53

kemudian juga kalau hasil penelitiannya itu sudah ada,

00:50:5300:50:56

itu sulit sampai kehilir, sampai ke produk.

00:50:5600:51:00

Saya kira itu, mohon bisa konkret Pak,

00:51:0000:51:03

komitmen Bapak dan apa yang akan Bapak lakukan.

00:51:0300:51:04

Terima kasih.

00:51:0400:51:06

Terima kasih Prof. Siti, silahkan Pak.

00:51:0600:51:09

Terima kasih Profesor.

00:51:1000:51:16

Benar, lead bank kita harus kita lipat gandakan, sangat benar.

00:51:1600:51:24

Tapi ujungnya Ibu sendiri sudah mengatakan, kita butuh pendanaan.

00:51:2400:51:28

Berarti ujungnya ya uang.

00:51:3000:51:35

Jadi makanya saya sebut transformasi bangsa.

00:51:3500:51:44

Kita perlu menghimpun kekuatan ekonomi kita,

00:51:4400:51:49

uang harus dikumpulkan, sistem harus diperbaiki,

00:51:4900:51:55

supaya ada uang untuk investasi di lead bank,

00:51:5500:51:59

di sekolah, di universitas, dan sebagainya.

00:51:5900:52:06

Jadi ujung-ujungnya uang alat untuk kita kejar ketertinggalan.

00:52:0700:52:13

Sebagai contoh, sekarang penerimaan kita,

00:52:1300:52:18

penerimaan pemerintah sebagai rasio,

00:52:1800:52:23

sebagai presentase dari GDP kita.

00:52:2400:52:29

Hasil kita sebagai bangsa adalah tahun ini 1,4 triliun.

00:52:3000:52:34

Penerimaan pemerintah, pajak dengan non-pajak,

00:52:3400:52:37

sekarang berada di sekitar 12 persen.

00:52:3700:52:40

12 sampai 14 persen.

00:52:4100:52:43

Kalau ada slide ditayangkan.

00:52:4300:52:47

Kalau Vietnam, Vietnam itu 23 persen.

00:52:4700:52:50

Thailand itu 18 persen.

00:52:5000:52:55

Artinya kalau yang sekarang 14 persen,

00:52:5500:52:57

kita sama dengan Vietnam,

00:52:5700:53:01

berarti dari katakanlah 14 sampai 23,

00:53:0100:53:04

nanti penerimaan kita bisa naik 9 persen.

00:53:0500:53:09

Katakanlah kita tidak mau terlalu optimistis,

00:53:0900:53:11

kita konservatif saja.

00:53:1100:53:13

Kalau naik sampai 20 persen,

00:53:1400:53:20

berarti dari 14 ke 20 adalah 6 persen.

00:53:2000:53:25

Kita hitung, 6 persen dari 1,4 triliun.

00:53:2700:53:33

10 persen adalah 140 miliar dolar tambahan.

00:53:3300:53:39

5 persen adalah 70 miliar dolar.

00:53:4000:53:43

Berarti kalau kita naik 6 persen,

00:53:4300:53:48

mungkin kita sekarang bisa berada di 80 miliar dolar tambahan.

00:53:4900:53:51

80 miliar dolar tambahan.

00:53:5200:53:58

Belum lagi kita bisa dari beberapa efisiensi dan beberapa prioritas.

00:53:5900:54:08

Sekarang hutang Indonesia dibandingkan rasio terhadap domestic brutto kita, PDB kita,

00:54:0800:54:11

sekarang adalah sekitar 39 persen.

00:54:1100:54:14

Salah satu terrendah di dunia.

00:54:1700:54:20

India kalau tidak salah 60 persen.

00:54:2000:54:23

Kita ini 40 persen.

00:54:2400:54:29

Artinya banyak sekali yang kita bisa dapat,

00:54:2900:54:35

inilah dengan uang yang lebih kita akan investasi yang lebih baik di bidang research and development.

00:54:3500:54:41

Tapi saya setuju research and development kunci bagi kita untuk take off.

00:54:4100:54:49

Contoh, saya sekarang ikut ada universitas pertahanan di bawah saya sebagai menteri pertahanan.

00:54:4900:54:51

Kita punya fakultas teknik.

00:54:5200:54:56

Kita punya ahli-ahli yang bisa menemukan air.

00:54:5700:55:03

Dengan teknologi geo listrik, kita bisa ketemu air dengan akurasi yang sangat tinggi.

00:55:0400:55:07

Yang penyimpangannya hanya 5 meter.

00:55:0800:55:12

Ini kita sudah berhasil menemukan air di tempat-tempat yang susah.

00:55:1200:55:17

Di pulau Moa, di Lombok, di Sumbawa, di gunung Kidul.

00:55:1700:55:21

Di tempat yang gak bisa dapet air, kita bisa ketemu air.

00:55:2100:55:23

Kita ketemu air.

00:55:2400:55:29

Tim kita ini hasil lidbang.

00:55:2900:55:30

Hasil lidbang.

00:55:3000:55:40

Dan sekarang di Unhan, kita sedang uji coba teknologi-teknologi air dari udara.

00:55:4100:55:47

Juga mencari sungai-sungai di bawah tanah yang keluar di laut.

00:55:4800:55:54

Dan desalinasi, kita sudah bisa bikin desalinasi sendiri di Indonesia.

00:55:5400:55:56

Anak-anak kita sudah bisa.

00:55:5600:55:58

Memang masih mahal.

00:55:5800:56:00

Masih mahal.

00:56:0000:56:02

Tidak terlalu ekonomis.

00:56:0200:56:05

Jadi ini yang saya maksud.

00:56:0500:56:08

Bahwa research and development benar ada.

00:56:0800:56:12

Saya yakin di universitas-universitas itu ada.

00:56:1200:56:14

Saya ke Universitas Ahmad Dahlan.

00:56:1400:56:20

Ada profesor di situ yang bisa mengembangkan teknologi pertahanan yang luar biasa.

00:56:2100:56:25

Dia bisa bikin peluru kendali anti udara yang luar biasa.

00:56:2600:56:28

Di banyak-banyak fakultas ada seperti itu.

00:56:2800:56:30

Saya setuju.

00:56:3000:56:32

Memang harus dibantu.

00:56:3200:56:35

Anggaran lidbang harus ditingkatkan.

00:56:3500:56:37

Caranya bagaimana?

00:56:3700:56:39

Transformasi bangsa, ekonomi.

00:56:3900:56:47

Kita harus benar-benar lanjutkan apa yang sudah dirintis oleh pemerintah-pemerintah pendahulu kita.

00:56:4700:56:48

Terima kasih.

00:56:4800:56:49

Terima kasih Pak Prabowo.

00:56:4900:56:52

Saya akan langsung kasih kesempatan ke mahasiswa perwakilan BEM,

00:56:5200:56:57

Gibran Muhammad Nur, yang juga mahasiswa fakultas peternakan UGM.

00:56:5800:57:01

Dari mahasiswa perwakilan BEM, silakan Gibran ada dimana?

00:57:0200:57:03

Silakan.

00:57:0400:57:05

Selamat malam.

00:57:0500:57:06

Kita dengarkan teman-teman.

00:57:0600:57:07

Kita dengarkan.

00:57:0800:57:11

Selamat malam, Lieutenant General Prabowo Subyanto.

00:57:1200:57:14

Di sebelah situ Pak Prabowo.

00:57:1400:57:16

Boleh dada-dada, Gibran?

00:57:1700:57:18

Namanya Gibran, Pak.

00:57:1800:57:20

Tapi bukan Gibran Raka Buming Raka, Pak.

00:57:2000:57:22

Ini Gibran Muhammad Nur.

00:57:2400:57:27

Terima kasih Pak Prabowo sudah berkenan hadir di tengah-tengah kita.

00:57:2700:57:33

Tentu Pak Prabowo sangat identik dan sangat dikenal oleh teman-teman mahasiswa, terutama aktivis.

00:57:3300:57:39

Seperti Neza Patria, Budiman Sujetmiko, atau bahkan Ari Sujito.

00:57:4000:57:43

Saya hanya ingin menanyakan dua hal, Pak Prabowo.

00:57:4300:57:49

Yang pertama, saya penasaran dengan roadmap pendidikan seperti apa.

00:57:4900:57:55

Yang hendak Pak Prabowo berikan ketika Pak Prabowo berkuasa.

00:57:5700:57:59

Sangat memprihatinkan Pak Prabowo soal pendidikan saat ini.

00:58:0000:58:11

Mulai dari PTNBH, alokasi pendidikan yang 20% yang ternyata hanya 2,6% dana yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan.

00:58:1200:58:20

Pak Prabowo, omong kosong Indonesia emas jika akses terhadap pendidikan terbatas.

00:58:2100:58:27

Omong kosong Indonesia jaya jika akses untuk pendidikan hanya untuk orang-orang kaya.

00:58:2800:58:35

Pertanyaan kedua Pak Prabowo, kondisi kebebasan berpendapat seperti apa?

00:58:3600:58:42

Yang ingin Pak Prabowo bentuk ketika Pak Prabowo menjadi presiden.

00:58:4300:58:48

Kondisi sekarang seperti Dagoelos, diskusi yang diberantas, sangat memprihatinkan Pak Prabowo.

00:58:4900:58:56

Kita enggak ingin ketika kita berdiskusi, dikriminalisasi, dipenjara, atau bahkan diculik.

00:58:5700:59:08

Terakhir Pak Prabowo, ketika ada tamu dari Jogja, mayoritas tentu akan membawa oleh-oleh Pak Prabowo.

00:59:0900:59:13

Dan kami juga ingin memberikan oleh-oleh untuk Pak Prabowo.

00:59:1300:59:25

Ini kami membuat sebuah kajian yang kami tujukan langsung kepada Mas Ganjar, Mas Anies, dan Pak Prabowo Subianto.

00:59:2600:59:34

Satu hal Pak Prabowo yang ingin kami tanamkan, kita ingin para baca pres masuk ke dalam kampus dengan gagasan,

00:59:3500:59:39

dan pulang dari kampus dengan membuat tuntutan dan kajian.

00:59:4000:59:42

Sekian, terima kasih.

00:59:4600:59:51

Pak Prabowo, apakah Bapak bersedia menerima kajian yang diberikan oleh mahasiswa?

00:59:5200:59:56

Gibran, itu kajiannya betul, itu data dokumen kajian kan?

00:59:5700:59:58

Iya Mbak.

00:59:5800:59:59

Anda mau kasih langsung ke Pak Prabowo?

00:59:5901:00:00

Boleh.

01:00:0001:00:03

Boleh ya Pak, silahkan wajuh Gibran, langsung dikasih kajiannya.

01:00:1001:00:15

Boleh lewat sini, jadi ini kajian yang dilakukan oleh teman-teman BEM atau teman-teman dari mana?

01:00:2001:00:23

Oke, dari BEM, silahkan bisa langsung dikasih.

01:00:2601:00:27

Terima kasih.

01:00:3001:00:34

Ada tiga pertanyaan tadi Pak Prabowo, roadmap pendidikan yang pertama.

01:00:3401:00:45

Iya, jadi kalau pendidikan saya sangat sependapat, pendidikan adalah kunci dari pembangunan bangsa, pendidikan adalah sangat kunci.

01:00:4601:00:57

Karena itu, kalau Anda perhatikan tadi 17 prioritas, mungkin bisa ditayangkan kembali,

01:00:5801:01:11

disitu yang pertama adalah saya sependapat, pendidikan tidak boleh hanya orang kaya yang punya akses, saya sangat sependapat.

01:01:1201:01:34

Dan karena itu, saya dari dulu puluhan tahun, saya menghanut filosofi ekonomi Pancasila, bukan ekonomi neolib, bukan ekonomi kapitalisme neoliberal.

01:01:3501:01:49

Anda cek semua tulisan saya, semua pidatu saya 30 tahun, 25 tahun, 30 tahun, mungkin sebelum Anda lahir.

01:01:5301:02:03

Di mana justru ekonomi Pancasila adalah ekonomi, filosofi ekonomi yang dikembangkan di Universitas Gajah Mada.

01:02:0401:02:11

Tokoh-tokohnya dulu adalah Profesor Mubiarto, kemudian kalau dari UI Profesor Sri Adi Swasono,

01:02:1201:02:23

juga disini mungkin masih ada Profesor Refrison, kemudian Ibu Henry, Ibu Henry Saparini.

01:02:2401:02:38

Jadi kita ini berbeda, dengan paham ekonomi neoliberal, universitas-universitas negeri dibuat lebih sulit akses untuk orang miskin.

01:02:3901:02:54

Di Universitas Pertahanan, begitu saya masuk, saya bikin empat fakultas baru S1, dan kita buka pendaftaran hanya dengan persyaratan akademis.

01:02:5401:03:07

Tidak ada rekomendasi-rekomendasi, tidak ada anaknya siapa, bayar berapa, Anda boleh cek di Universitas Pertahanan,

01:03:0801:03:14

tidak ada uang pangkal, tidak ada apa-apa. Ini yang kita terapkan, saya sangat setuju.

01:03:1401:03:33

Dan itu komitmen saya, saya akan berjuang sekeras tenaga untuk semua universitas negeri dan sekolah negeri tidak boleh dipungut bayaran oleh siswa-siswanya.

01:03:3401:03:39

Itu masalahnya adalah masalah keyakinan ideologi.

01:03:4001:03:55

Saya percaya dengan undang-undang dasar 1945, dimana di situ pasal ekonomi yang menurut saya kunci daripada transformasi bangsa itu adalah pasal 33.

01:03:5601:04:05

Dimana pasal 33 itu jelas perekonomian kita disusun atas dasar azaz kekeluargaan.

01:04:0601:04:21

Kemudian juga dalam ayat duanya cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

01:04:2201:04:35

Yang terakhir, bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemampuan rakyat, termasuk pendidikan.

01:04:3601:04:45

Jadi, dan kalau anda lihat 17 program saya coba dilihat, salah satu yang terpenting kalau dilihat dari segi pendidikan,

01:04:4601:04:55

roadmap yang anda cari sangat jelas disitu makan siang untuk semua anak Indonesia.

01:04:5601:05:10

Di sekolah, di pesantren, di sekolah swasta dan negeri, di usia dini, karena dengan gizi yang baik dia bisa menempuh pendidikan yang baik,

01:05:1001:05:24

dia bisa belajar dengan baik, dia tidak membebani orang tuanya, orang tuanya tenang, dia akan diberi makan dengan gizi, kita akan hilangkan stunting, kita akan hilangkan kurang gizi.

01:05:2501:05:27

Itu pendidikan, roadmap saya pendidikan.

01:05:2801:05:48

Kemudian anda lihat saya juga tadi 17 program prioritas, disitu menaikkan gaji guru, itu roadmap kualitas pendidikan diperbaiki, kemudian kita bisa memberi kualitas hidup yang baik.

01:05:4801:05:57

Kemudian disitu juga masalah pendidikan, saya ingin bentuk sekolah unggul terintegrasi di setiap kabupaten.

01:05:5801:06:12

Sekarang ada sekolah-sekolah unggul hanya di beberapa provinsi, kita turunkan ke kabupaten, kita sudah hitung ini pendidikan benar, pendidikan adalah kunci lompatan kita untuk menjadi negara maju.

01:06:1301:06:16

Saya kira itu dari saya di bidang roadmap pendidikan.

01:06:1701:06:23

Yang selanjutnya beliau tanya soal jaminan kebebasan berpendapat jika nanti Bapak menjadi presiden.

01:06:2401:06:28

Saya kira saya sudah jawab tadi ya, Mbak Nana sudah saya jawab banyak soal kebebasan berpendapat.

01:06:2901:06:41

Kebebasan berpendapat itu hak azasi yang paling penting, tapi tidak boleh dipakai untuk mengujar kebencian dan perpecahan, tidak boleh.

01:06:4201:06:46

Tidak boleh menghina agama lain, suku lain, ras lain.

01:06:4701:06:53

Kebebasan berpendapat harus ada tanggung jawabnya, kita harus hidup rukun.

01:06:5401:07:03

Kunci keberhasilan kita adalah Indonesia terutama para pemimpinnya harus hidup rukun, harus bisa kerjasama.

01:07:0401:07:13

Tidak ada dalam sejarah manusia Anda periksa, tidak ada kemakmuran tanpa perdamaian.

01:07:1401:07:21

Tidak ada kemakmuran tanpa kerjasama elit, kerjasama pemimpin.

01:07:2201:07:24

Saya kira itu jawaban saya, dan yang ketiga.

01:07:2501:07:28

Yang ketiga tadi menyerahkan kajian yang sudah kemudian diterima oleh Bapak Prabowo.

01:07:2801:07:34

Yang ketiga terima kasih, saya terima, akan saya pelajari, dan kita akan bersama-sama.

01:07:3501:07:38

Ini masa depan Anda, kita akan berbuat untuk Anda.

01:07:3901:07:40

Terima kasih.

01:07:5801:07:59

Yang mahasiswi.

01:08:0501:08:09

Yang paling belakang, baju hitam, berkacamata, yang lagi dada-dada.

01:08:1301:08:16

Dan masih ada waktu nanti untuk satu lagi penanya mudah-mudahan.

01:08:1701:08:19

Mike-nya tolong dikasih di sebelah sana.

01:08:2901:08:30

Bismillahirrahmanirrahim.

01:08:3001:08:32

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

01:08:3201:08:33

Waalaikumsalam.

01:08:3301:08:38

Singkat saja, Mbak Nana, terima kasih sekali atas kesempatannya, selamat malam juga untuk Bapak Prabowo.

01:08:3901:08:44

Karena ini singkat, saya mau izin pantun juga tapi terakhir, karena ini singkat.

01:08:4401:08:45

Namanya siapa adek?

01:08:4501:08:46

Nama saya Salsa.

01:08:4701:08:48

Salsa dari?

01:08:4801:08:51

Salsa dari Museum Serat Holistik Kehidupan Susilawati Susmono.

01:08:5101:08:53

Jadi saya dari perwakilan museum.

01:08:5301:08:54

Perwakilan museum?

01:08:5401:08:55

Iya Pak.

01:08:5501:08:56

Oke, singkat saja ini.

01:08:5601:09:10

Pak Prabowo, sudah sejauh mana pembuktian Bapak pribadi soal Pancasila sebagai dasar negara, terutama sila pertama, ketuhanan yang Maha Esa?

01:09:1101:09:17

Karena Pak Prabowo, tanpa membuktikan sila pertama, yaitu Habluminallah,

01:09:1801:09:26

tidak mungkin Pak, tidak mungkin sila kedua hingga sila kelima, yaitu Habluminanas, dapat terwujud.

01:09:2601:09:27

Baik.

01:09:2701:09:29

Apalagi sekarang, lagi rame.

01:09:2901:09:39

Mendirikan rumah ibadah buat agama-agama minoritas itu kian sulit dan kaitan politik dengan agama selalu rijuh, Pak.

01:09:3901:09:40

Baik.

01:09:4001:09:42

Itu saja dari saya, terima kasih banyak Pak.

01:09:4201:09:43

Terima kasih.

01:09:4301:09:46

Hari Rabu, Hari Raya Rindu.

01:09:4801:09:55

Hari Selasa, hari kita semua mendengar janji yang perlu jadi nyata.

01:09:5601:09:58

Terima kasih Ratna.

01:09:5801:09:59

Terima kasih Mbak Nana, Pak Prabowo.

01:09:5901:10:00

Terima kasih.

01:10:0101:10:04

Pak Prabowo, silakan dijawab tadi.

01:10:0401:10:08

Bagaimana perwujudan sila pertama Pancasila?

01:10:0901:10:12

Yang akan bisa, silakan Pak.

01:10:1201:10:17

Saya kira ini sesuatu yang mendasar, jadi memang benar.

01:10:1701:10:26

Kalau Anda lihat ya tadi, bahkan program ekonomi pun saya dasarkan kepada Pancasila.

01:10:2601:10:40

Kalau Anda lihat prinsip pertama, di prinsip ekonomi saja, kita taruh di situ bahwa ekonomi Pancasila yang pertama harus ekonomi yang religius.

01:10:4301:10:58

Jadi kemudian kalau kita lihat di berbagai kehidupan, bahkan di tentara, kalau kita lihat azaz kepemimpinan, di tentara azaz yang pertama adalah taqwa.

01:10:5901:11:15

Jadi saya kira ini benar, kita harus jujur tinggi kebebasan beragama, menghormati ibadah, menghormati semua hak warga negara untuk menjalankan agama dengan sebaik-baiknya.

01:11:1501:11:16

Saya kira itu jawaban saya.

01:11:1601:11:17

Terima kasih.

01:11:1801:11:30

Pak Prabowo, saya ingin follow up sedikit dari yang tadi dikatakan, soal bagaimana memastikan undang-undangnya sudah ada, hak beragama sudah ada, peraturan mentrinya sudah ada,

01:11:3001:11:36

tapi dalam prakteknya kerap kali sulit untuk mendirikan rumah ibadah di negeri ini Pak Prabowo.

01:11:3701:11:45

Dalam prakteknya harus ada sejumlah tanda tangan yang dikumpulkan dan kemudian terkadang nyangkut di aparat pemerintah desanya,

01:11:4601:11:53

atau aparat pemerintah level tertentu, jadi undang-undangnya sudah ada, hak fundamentanya sudah ada, prakteknya masih sulit Pak.

01:11:5401:12:10

Ini saya kira PR kita bersama, tadi saya katakan setiap situasi, kondisi, dan persoalan yang kita rasakan sekarang belum bagus, kita harus perbaiki.

01:12:1001:12:23

Untuk itu marilah kita lakukan tahap demi tahap, kita kumpulkan para tokoh, kita kumpulkan para pakar, kita kumpulkan stakeholders,

01:12:2401:12:38

dan kita cari jalan yang terbaik, jalan keluar yang terbaik, dan salah satunya adalah terutama melalui pendidikan, melalui proses dan pelaksanaan pendidikan.

01:12:3901:12:47

Kita harus mengajarkan kehidupan beragama yang baik dari sejak dini, saya kira itu jawaban saya.

01:12:4801:12:53

Baik, Pak Prabowo ada satu pertanyaan dari netizen Pak yang muncul lewat live streaming.

01:12:5401:13:01

Pertanyaannya seperti ini dari Edgar Elezar, Gen Z dan anak muda sekarang rentan terkena depresi dan mental health.

01:13:0201:13:07

Apa pandangan Pak Prabowo soal itu, soal tantangan anak muda sekarang yang rentan depresi?

01:13:0801:13:16

Dan apa yang bisa dilakukan seorang presiden nantinya soal isu mental health dan depresi yang rentan dialami oleh anak muda?

01:13:1901:13:28

Kembali, saya selalu kembali keyakinan saya akar masalah adalah pendidikan.

01:13:2801:13:38

Dari usia dini dan seterusnya, iklimnya, kualitasnya, guru-gurunya, terutama gizinya.

01:13:3901:13:51

Gizinya bagus, anak-anak kuat, tahan fisik, tahan mental, insya Allah depresi akan berkurang, kalau bisa depresi hilang.

01:13:5201:13:53

Baik.

01:13:5501:14:07

Saudara-saudara, adik-adikku, masa depan anda percayalah gemilang, gemilang, luar biasa kekayaan kita.

01:14:0801:14:17

Anda harus gembira, tak usah depresi, gembira, gembira menyongsong masa depan.

01:14:2201:14:26

Pak Prabowo, ini sudah di ujung dialog kita malam ini pak.

01:14:2801:14:32

Kalau bisa saya seumur kalian, saya lebih gembira lagi.

01:14:3301:14:35

Apa yang bapak ingat waktu lagi umur-umur segini pak?

01:14:3601:14:37

Semangat.

01:14:3801:14:41

Gembira terus waktu itu bapak, gembira terus.

01:14:4201:14:43

Semangat.

01:14:4401:14:52

Karena ini nyambung dengan pertanyaan penutup pak, jadi saya ingin minta bapak Prabowo untuk refleksi.

01:14:5301:15:08

Refleksi atas perjalanan hidup selama ini, dan apa bayangan yang akan bisa dijadikan pegangan pak Prabowo.

01:15:0901:15:14

Ketika akan, ini cerminnya pak, ini cermin.

01:15:1501:15:23

Jadi kalau refleksi itu kami ibaratkan cermin, yang saya minta pak Prabowo.

01:15:2701:15:29

Pak, belum selesai bapak.

01:15:3001:15:32

Saya mau minta bapak berkaca lagi.

01:15:3201:15:38

Bapak berdiri di sini, kapan lagi ngerjain manhunt kan.

01:15:3901:15:47

Bapak saya ingin anda berefleksi pak Prabowo, atas segala hal yang sudah bapak lalui selama ini.

01:15:4801:15:52

Bapak jangan kemana-mana, bapak refleksinya di depan kaca pak.

01:15:5301:15:54

Udah cukup.

01:15:5501:15:59

Jadi maksudnya bapak disini sambil berkaca, berbicara pada diri sendiri, refleksi.

01:15:5901:16:01

Udah, udah gue berkaca.

01:16:0201:16:03

Refleksi kan?

01:16:0401:16:05

Refleksi bapak.

01:16:0601:16:08

Jadi begini ya, adik-adikku.

01:16:1001:16:12

Pak, sambil lihat.

01:16:1301:16:14

Saya mau cerita.

01:16:1501:16:17

Saya mau cerita, saya sudah berkaca.

01:16:1801:16:24

Saya ingat, adik-adik saya mau cerita ya.

01:16:2501:16:28

Saya lahir tahun 1951.

01:16:3001:16:33

Kita baru satu tahun merdeka.

01:16:3801:16:39

Ya, maaf.

01:16:4001:16:46

Proklamasi tahun 1945, tapi penyerahan kedaulatan baru tahun 1950.

01:16:4701:16:48

1949.

01:16:4901:16:51

Karena kita harus perang.

01:16:5201:16:54

Penjajah gak mau pergi, kita harus perang.

01:16:5501:16:56

Saya mau cerita begini.

01:16:5701:16:58

Saya mau cerita begini.

01:17:0101:17:04

Waktu itu, saya mau cerita.

01:17:0501:17:08

Begitu saya sekitar umur 22, 23, 24.

01:17:0901:17:12

Saya perwira di tentara.

01:17:1301:17:17

Saya bawa anak buah saya berenang di kolam renang Manggerai.

01:17:1801:17:22

Waktu itu masih ada kolam renang di Manggerai.

01:17:2301:17:26

Dan waktu saya berenang, saya lihat ada dinding.

01:17:2701:17:32

Dinding dari marmer, tapi tertutup oleh lumut.

01:17:3301:17:34

Saya suruh bersihkan lumut.

01:17:3501:17:40

Dan saya baca, di situ ada tulisan.

01:17:4101:17:44

Honden and Inlander Verboden.

01:17:4501:17:53

Artinya, anjing dan peribumi dilarang masuk kolam renang.

01:17:5401:17:57

Itu tahun 1975 saya baca.

01:17:5801:18:00

Jadi, adik-adik sekalian.

01:18:0101:18:11

Dulu, kita dijajah, kita dibantai, kita diperbudak, kita dimiskinkan, dan kita dianggap lebih rendah dari anjing.

01:18:1201:18:15

Anda minta saya refleksi.

01:18:1601:18:22

Saya pernah hidup di tengah orang Eropa.

01:18:2301:18:29

Saya ingat, saya waktu itu satu-satunya murid yang bukan kulit putih.

01:18:3001:18:32

Tiap hari saya diejek oleh guru saya.

01:18:3301:18:38

Tiap hari dibilang, bangsa monyet ini itu.

01:18:4001:18:44

Prabowo, your people live on trees.

01:18:4501:18:46

Saya alami.

01:18:4701:18:51

Saya sekolah di beberapa negara, selalu mereka bilang begitu.

01:18:5201:18:54

Rakyatmu tinggal di pohon, kamu.

01:18:5501:18:56

Saya mengalami.

01:18:5601:19:08

Jadi, kalau Anda minta saya refleksi, saya ingin melihat sebelum saya meninggal, Indonesia menjadi negara bermartabat, negara terhormat.

01:19:1101:19:15

Saya ingin lihat tidak ada kemiskinan di Republik Indonesia.

01:19:1601:19:24

Saya ingin lihat anak-anak Indonesia kuat, gembira, senyum, orang tuanya gembira.

01:19:2501:19:28

Itu, anak-anak itu yang mendorong saya.

01:19:2901:19:34

Kalau Anda minta refleksi saya, saya tidak mau bangsa saya dihina terus.

01:19:3501:19:39

Saya ingin bangsa saya terhormat berdiri di atas kaki sendiri.

01:19:4301:19:51

Saya ingin melihat adik-adik saya ini semua, nanti kau pakai mobil, mobil buatan Indonesia.

01:19:5201:19:54

Kau naik motor, motor buatan Indonesia.

01:19:5501:19:57

Kau pakai jam, jam buatan Indonesia.

01:19:5801:20:00

Kau pakai sabun, sabun buatan Indonesia.

01:20:0101:20:03

Kau pakai parfum, parfum buatan Indonesia.

01:20:0401:20:05

Kau pakai sepatu, sepatu buatan Indonesia.

01:20:0601:20:08

Itu, anak-anak itu yang saya cita-citakan.

01:20:0901:20:10

Terima kasih, selesai.

01:20:2101:20:23

Terima kasih banyak sudah hadir malam ini di UGM.

01:20:2401:20:25

Terima kasih sudah hadir di Mata Najwa.

01:20:2601:20:28

Sekali lagi dong untuk Bapak Prabowo Subianto.

Transkrip Suara ke Teks Murah dan Cepat dengan Teknologi AI

  • Rp10.000/file, durasi tak terbatas
  • 95% akurasi