πŸŽ‰ Dapatkan Transkrip Cepat dan Murah Hanya Rp10rb/rekaman πŸŽ‰

[v2-Saver] Debat Capres Putaran Pertama - Part 1.mp3

Transkrip.id14 Menit

Transkrip berikut dihasilkan secara otomatis dari aplikasi Transkrip.id. Ubah audio/video menjadi teks secara otomatis hanya Rp10rb dengan durasi tak terbatas. Coba Sekarang!

00:00:0000:00:41

Baik, malam hari ini tentunya menjadi malam yang paling dinantikan oleh kita semua. Dan kita akan langsung mengawali debat pada malam hari ini dengan mendengarkan visi, misi, dan juga program kerja dari masing-masing calon presiden 2024. Dan kita akan langsung mulai dengan calon presiden nomor huruf 1. Kami persilakan kepada Bapak Anies Baswedan untuk maju ke atas panggung dan menyampaikan visi misinya. Kami persilakan Pak Anies untuk segera menuju ke panggung utama. Pak Anies, waktu Bapak adalah 4 menit dimulai dari sekarang.

00:00:4100:03:46

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam dan salam sejahtera untuk semuanya. Bismillahirrahmanirrahim. Negara hukum, menempatkan hukum sebagai rujukan utama untuk memastikan hadir rasa keadilan, memberikan kebermanfaatan, dan memberikan kepastian kepada semua. Ini harus dipegang teguh oleh pemegang kekuasaan, baik yang di puncak dan seluruh jajaran. Tapi apa yang terjadi? Banyak aturan ditekuk sesuai dengan kepentingan yang sedang memegang kekuasaan. Apakah ini akan diteruskan? Tidak. Ini harus diubah, ini harus dikembalikan. Kemudian kita menyaksikan betapa pada hari-hari ini tatanan ketika kita menyelenggarakan pemerintahan sering tidak sesuai dengan prinsip-prinsip hukum yang kita pegang. Karena itulah kami melihat perubahan ini harus kita kembalikan. Negara ini adalah negara hukum, bukan negara kekuasaan. Dalam negara hukum, kekuasaan diatur oleh hukum. Dalam negara kekuasaan, hukum diatur oleh penguasa. Dan kita tidak menginginkan itu terjadi. Pada saat ini kalau kita lihat hukum itu harusnya tegak begini. Inilah hukum, dalam kenyataannya dia bengkok, dia tajam ke bawah, dia tumpul ke atas. Dan kondisi ini tidak boleh didiamkan, tidak boleh dibiarkan dan harus berubah. Karena itu kita mendorong perubahan, mengembalikan hukum menjadi tegak kepada semuanya. Dan bila kita saksikan hari ini ada satu orang milenial bisa menjadi calon wakil presiden. Tetapi ada ribuan milenial generasi Z yang peduli pada anak-anak bangsa, yang peduli pada mereka yang termarjinalkan. Ketika mereka mengungkapkan pendapat, ketika mereka mengkritik pemerintah, justru mereka sering dihadapi dengan kekerasan. Dihadapi dengan denturan dan bahkan gas air mata. Apakah kondisi ini akan dibiarkan? Tidak, kita harus lakukan perubahan. Oleh karena itu kami memperhatikan ini sebagai halal yang mendasar. Yang tidak kalah penting, ini kedua nih yang tidak kalah penting. Kita menyaksikan pada saat ini ada peristiwa seperti peristiwa Ibu Mega. Ibu Mega Suryani Dewi, seorang ibu rumah tangga yang mengalami kekerasan rumah tangga. Lapor pada negara tidak diperhatikan dan dia meninggal korban kekerasan. Apakah akan dibiarkan? Tidak, ini harus diubah. Dan tidak kalah penting, hadir bersama saya disini ayahnya Harun Arusit.

00:03:4600:03:51

Harun Arusit adalah anak yang meninggal.

00:03:5100:04:50

Pendukung Pak Prabowo di Pilpres 2019 yang menuntut keadilan pada saat itu. Protes hasil pemilu, apa yang terjadi? Dia tewas sampai dengan hari ini, tidak ada kejelasan. Apakah ini akan dibiarkan? Tidak, ini harus diubah. Karena itu kami mendedikasikan diri, hadir untuk memberikan komitmen. Bahwa dari puncak sampai ke bawah kami akan tegakkan hukum pada siapa saja. Kami kembalikan marwah kehidupan bernegara yang menempatkan hukum sebagai tempat yang paling tinggi. Dan ketentuan itu berlaku kepada semua termasuk ketika menyangkut urusan ASN, menyangkut urusan TNI dan Polri. Terima kasih, Assalamualaikum Wr. Wb.

00:04:5000:07:00

Kita akan lanjutkan, kami persilahkan calon presiden nomor urut 2, Bapak Prabowo Subianto untuk maju ke atas panggung dan menyampaikan visi dan misi. Harap tenang, kita akan lanjutkan, baik silahkan. Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita sekalian, shalom, obiswastiastu, namo budaya, salam kebajikan. Terima kasih kesempatan yang diberikan kepada saya untuk menyampaikan visi dan misi. Kami menempatkan hukum, HAM, perbaikan pelayanan pemerintahan, pemberantasan korupsi, pelindungan terhadap semua kelompok di masyarakat sebagai sesuatu yang sangat penting. Karena itu dalam visi misi kita, hal-hal ini ditaruh di paling atas. Kita sadar dan saya sadar sejak muda, saya telah mengangkat sumpah untuk membela Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45. Di dalam Undang-Undang Dasar 45, di situ pendiri-pendiri bangsa kita mendirikan sebuah republik. Republik itu harus didasarkan atas hukum dan kedaulatan rakyat. Itulah perjuangan saya selama ini. Dan saya pertaruhkan nyawa saya, jiwa saya untuk membela demokrasi, hukum, dan HAM. Kita faham, kita mengerti masih banyak kekurangan. Tetapi kita harus bersyukur di tengah dunia yang penuh tantangan ketidakpastian. Di mana terjadi perang di mana-mana, di mana negara-negara begitu banyak yang terjadi perang saudara,

00:07:0000:07:06

kerusuhan Indonesia masih aman. Indonesia masih damai.

00:07:0600:07:36

Indonesia masih terkendali. Harga-harga masih terkendali. Ekonomi untuk rakyat kita masih aman. Karena apa? Karena kepemimpinan. Karena apa? Karena manajemen negara yang berhasil. Saudara-saudara, apakah di tengah 280 juta rakyat, masa tidak ada kekurangan?

00:07:3600:07:50

Tetapi, kita harus arif, kita harus dewasa, dan kita tidak boleh munafik.

00:07:5000:09:49

Pemimpin itu Ingarso Sungtelodo. Harus memberi contoh. Saudara-saudara sekalian, Prabowo Gibran, kita akan perbaiki yang harus diperbaiki. Kita akan tegakkan apa yang perlu ditegakkan. Dan kita bertekad membrantas korupsi sampai ke akarkannya. Membrantas korupsi sampai ke akarkannya. Saudara-saudara sekalian, saya kira demikian yang ingin saya sampaikan. Program kita baik, tujuan kita baik, keinginan kita baik. Mari kita berbuat kebaikan demi rakyat kita. Kita butuh persatuan dan kesatuan. Kita tidak perlu saling menghasut, saling mencelah, saling menghina. Demi rakyat kita yang kita cintai. Kita butuh kesejukan, ketenangan, kerukunan. Kita negara majemuk, kita negara ratusan kelompok etnis. Berbagai agama besar, pemimpin harus sejuk, pemimpin harus dewasa. Harap tenang, nanti ada waktunya untuk memberikan apresiasi dan juga teriakan serta tepuk tangan. Kita akan lanjutkan untuk pasangan berikutnya. Yang di penyampaian visi-visi oleh calon Presiden Nomoruru III. Kepada Bapak Prabowo, kepada Bapak Ganjar Pranowo, kami persilahkan untuk kebangun. Harap tenang, hadirin harap tenang. Bapak Ganjar, waktunya 4 menit dimulai dari sekarang.

00:09:4900:10:25

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam, salam sejahtera untuk kita semua. Om swastiastu, namo buddhaya, rahayu. Bapak-Ibu yang sangat saya hormati, para hadirin pemirsa debat malam ini yang sangat saya muliakan. Saya dan Pak Mahfud mulai perjalanan pada saat pembukaan kampanye dari ujung timur Indonesia dan barat. Dari Sabang sampai Merauke. Hanya ingin mendengarkan dan ingin melihat secara langsung apa yang disampaikan oleh rakyat.

00:10:2500:10:32

Apa yang dirasakan oleh rakyat sehingga ketika kontestasi lima tahunan ini berlangsung,

00:10:3200:10:50

harapan itu ada dan masuk dalam pikiran seorang pemimpin, satunya pikiran perkataan dan perbuatan. Ini sesuatu yang sungguh penting. Di Merauke kami menemukan pendeta namanya Pak Leo.

00:10:5000:11:02

Dia harus menolong seorang ibu ingin melahirkan karena tidak adanya fasilitas kesehatan. Dan dia belajar dari Youtube, sesuatu hak kesehatan yang tidak bisa didapat.

00:11:0200:11:16

Maka kita sampaikan kepada pendeta Leo, kami akan bangunkan itu dan kami akan kerahkan seluruh Indonesia bahwa satu desa, satu puskesmas atau pustu dengan satu nakes yang ada.

00:11:1600:11:21

Pak Mavod juga menyampaikan kepada para guru yang ada di Aceh,

00:11:2100:11:26

di Sabang sana, ada juga guru agama di sana.

00:11:2600:11:31

Kita ingin membangun Indonesia yang hebat dengan SDM yang unggul.

00:11:3100:11:43

Tapi apakah kita sudah memperhatikan mereka? Tentu kemajuan yang selama ini ada, mesti kita lakukan jauh lebih cepat. Lebih satset dan perhatian itu mesti diberikan.

00:11:4300:11:48

Dan itulah di sana kita memperhatikan nasib para guru termasuk guru agama.

00:11:4800:11:57

Insentif kepada mereka kita berikan, agar mereka bisa mengajarkan budi pekerti yang lukur dengan moderasi agama yang ada.

00:11:5700:12:01

Bapak Ibu cerita ini belum cukup.

00:12:0100:12:13

Kami ketemu dengan masyarakat yang ada di sana. Pak Gangyar, kenapa kami anak muda tidak mudah mendapatkan akses pekerjaan, padahal itu hak kami.

00:12:1300:12:19

Kenapa kemudian kami mendapatkan kesulitan untuk akses internet, padahal kami butuh belajar.

00:12:1900:12:21

Tidak sama dengan yang di Jawa.

00:12:2100:12:24

Catatan inilah yang mendorong pikiran kami,

00:12:2400:12:29

internet gratis untuk para siswa yang sedang bersekolah.

00:12:2900:12:52

Agar mereka punya kesamaan dengan kita semua yang ada di Jawa ini. Kami bergeser lagi kemudian ketemu tawan-kawan penyakit dan disabilitas di NTB. Betapa bahagianya saya karena ketemu dengan orang yang berjuang dengan keras, agar dia bisa setara dan pemerintah mesti perhatikan mereka untuk memberikan kesetaraan pada mereka itu.

00:12:5200:13:00

Tapi Bapak Ibu, saya mendengar ketika demokratisasi mesti berjalan dan demokrasi mesti kita jaga bersama,

00:13:0000:13:09

ada Ibu Sinta yang ketika menyampaikan pendapat harus berusaha dengan aparat keamanan. Ada Melki Ketua BEM yang kemudian ibunya harus diperiksa.

00:13:0900:13:12

Maka yang seperti ini harus selesai.

00:13:1200:13:20

Dan mereka bisa mendapatkan kebaikan-kebaikan kalau government terjadi. Maka yang ada di Kalimantan kami temukan.

00:13:2000:13:28

Masyarakat dayak mereka suku-suku yang ada, libatkan dong kami agar kami bisa mendapatkan akses yang sama.

00:13:2800:13:35

Semua ini bisa berjalan kalau kemudian pemerintahnya bersih, pemerintah hanya bisa akomodatif,

00:13:3500:14:17

dan kita sikat korupsi itu tidak dengan kata-kata, dengan keseriusan. Pak Mahfud adalah mitra saya yang selama ini sebagai menko mengeksekusi itu dengan baik. Kita akan lakukan itu. Kami mohon dukungan rakyat, perintahkan kami untuk mengerjakan itu. Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih misinya.

Transkrip Suara ke Teks Murah dan Cepat dengan Teknologi AI

  • Rp10.000/file, durasi tak terbatas
  • 95% akurasi